Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Saingi Blue Bird, Taksi Online Grab Mulai Mengoperasikan Mobil Listrik

Hyundai Ioniq Grab Indonesia
Sumber :

100kpj – Demi mendukung program pemerintah menuju era ramah lingkungan, perusahaan transportasi mulai menggunakan kendaraan listrik sebagai armadanya. Seperti yang sudah dilakukan taksi Blue Bird dengan menggunakan Tesla dan BYD.

Bukan hanya itu, perusahaan traportasi online juga mulai melakukan hal yang sama. Salah satunya Grab yang siap mengoperasikan Hyundai Ioniq Electric sebagai armada barunya di Indonesia, dan untuk tahap pertama disediakan 20 unit.

Baca juga: Gesits dan Honda PCX Listrik Juga Jadi Armada Grab Indonesia

Puluhan unit mobil listrik asal Korea Selatan itu sudah tiba di Tanah Air, yang diboyongnya melalui PT Hyundai Motor Indonesia (HMI) sebagai produsen. Hal itu disampaikan langsung Deputy Marketing Director PT HMI, Hendrik Wiradjaja.

“Grab ini tahap pertama 20 unit, tapi memang ini adalah trail dalam arti sambil mempersiakan stasiun pengisian batrainya. Dan saya percaya akan bertambah sesuai kebutuhan,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta.

Hyundai Ioniq Electric di Indonesia

Hendrik memang tidak menyebutkan berapa unit lagi Grab akan memesan Ioniq. Namun yang akan dilakukan dalam waktu dekat, perusahaan transportasi berbasis aplikasi tersebut akan mendirikan stasiun pengisian baterai di beberapa titik.

“Mulai bulan depan kami akan melakukan instalasi stasiun pengisiannya di showroom-showroom Hyundai yang memiliki bengkel 3S. Tentu nanti akan bekerja sama dengan Grab untuk charging station di luar showroom,” katanya.

Sepert diketahui, sebelumnya Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata sempat mengatakan, 20 unit Hyundai Ioniq itu adalah model terbaru, yang memiliki kapasitas baterai lebih besar, yakni 38 killo watt dari yang sebelumnya hanya 28 kw.

Baca juga: Canggihnya Mobil Listrik Hyundai Untuk Taksi Online di Indonesia

Menurut Ridzki, Grab Indonesia memilih Ioniq karena kapasitas bagasinya besar dan ruang penumpang baris kedua cukup lega. Hal tersebut yang menjadi salah satu alasan, kenapa ada perbedaan dengan di Singapura yang menggunakan Kona Electric.

“Kona lebih compact, sehingga bagasinya kurang cukup. Kami melihat kebutuhan di sini, bukan untuk dalam kota saja, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan lainnya, seperti bandara. Untuk harganya sendiri (jasa Grab mobil listrik), akan sama dengan GrabCar Plus,” lanjutnya.

 

Berita Terkait
hitlog-analytic