Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Virus Corona Bikin Supir Taksi di Mekah Menangis

Jalanan Mekkah Sepi
Sumber :

100kpj – Penyebaran virus Corona masih terus berlangsung, untuk menghambat penyebaran virus tersebut beberapa negara membatasi pergerakan rakyatnya, dan melarang warna negara asing masuk ke wilayah negaranya, seperti yang dilakukan oleh Arab Saudi.

Pada Selasa, 17 Maret 2020 lalu pemerintah Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa masjid tidak akan menerima jemaah yang akan melakukan salat 5 waktu dan salat Jumat. Artinya pemerintah Arab Saudi juga melarang warga negara lain untuk berkunjung ke Masjidil Haram yang terdapat Ka'bah sebagai kiblat umat Islam dunia.

Walaupun sebenarnya masih ada orang yang salat di Masjidil Haram, hanya jumlahnya sangat dibatasi oleh otoritas setempat, selain itu sekliling Ka'bah juga sudah ditutup agar tidak ada orang yang bisa mendekati Ka'bah.

Apalagi sejak ditangguhkannya umrah, Kota Mekkah terlihat sepi. Jalanan yang biasanya ramai dan macet oleh kendaraan, saat ini terlihat kosong. Hanya satu atau dua mobil saja yang melintas.

Salahsatu Tenaga Kerja Indonesia yang sering membuat video kondisi Arab Saudi di channel YouTube-nya, Alman Mulyana menceritakan bahwa salat pun dihimbau oleh pemerintah Arab Saudi untuk dilakukan di rumah, setelah diberlakuannya lockdown bagi penduduk Mekah. "Pemandangan yang sangat langka, kita berjalan di atas jalan layang," ungkap Alman yang dikutip dari Viva.

Pemandangan di Mekah juga sangat jarang terjadi, setelah jamaah umrah dilarang masuk ke Saudi Arabia. Supir taksi pun banyak yang kesulitan mencari penumpang, apalagi jika mereka harus menyetor uang kepada pemiliknya. "Astaghfirullahaladzim, tadi saya naik taksi, itu tukang taksi hampir nangis ke saya. Dia mau dibayar 2 Real saking nggak dapat penumpang," tambahnya.

Tetapi, biasanya setelah adzan Isya, biasanya akan sedikit terlihat keramaian. Dan setelah jam 10 malam waktu setempat, akan terlihat sepi kembali. Padahal biasanya, jalanan sangat ramai oleh orang-orang yang sedang melakukan ibadah umrah. Kemungkinan penutupan sementara ini akan berlangsung selama 4 bulan menurut Alman. "4 bulan lagi waktunya bukan waktu yang sebentar," tukasnya.

Namun ia berharap, semoga tidak berlangsung lama penutupan yang dilakukan pemerintah Saudi Arabia. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadan dan dilanjutkan dengan musim Haji.

Baca juga: Sedih, Korban Meninggal Dunia Corona di Italia Diangkut Truk Tentara

Berita Terkait
hitlog-analytic