Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Pemilik Mobil Ini Dibolehkan Buang Sampah Rumah di Diler, Kok Bisa?

Program buang sampah di diler Mini
Sumber :

100kpj – Untuk membantu memelihara lingkungan ada berbagai cara yang bisa dilakukan brand kendaraan. Salah satunya menekan emisi gas buang dari mesin pembakaran dengan berlaih menggunakan tenaga listrik, atau sistem hybrid.

Saat ini hampir semua brand di dunia berlomba-lomba membuat kendaraan bertenaga listrik agar lebih ramah lingkungan, karena tidak menghasilkan emisi. Di Indonesia sudah cukup banyak mobil jenis itu beredar di pasar.

Mini Cooper Paddy Hopkirk cuma 10 di Indonesia

Selain fokus mengurangi emisi karbon dari produk yang dijual, ada juga beberapa merek yang berusaha menghemat energi dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber kelistrikan di tempat produksi, alias pabrik.

Belum lagi mereka yang melakukan penguraian limbah berbahaya dari bekas produksi komponen, agar tidak mencemari lingkungan. Artinya ada banyak cara yang bisa dilakukan industri otomotif dalam menjaga bumi.

Bahkan salah satu brand mobil premium, yakni Mini mengajak para pemilik kendaraan buatan Inggris itu untuk buang sampah plastik di jaringan diler mereka. Tujuannya agar sampah yang sulit hancur tersebut bisa didaur ulang.

BMW Group Indonesia sebagai pemegang merek Mini, mengajak pelanggan untuk mengumpulkan, dan memberikan sampah plastik untuk dimasukkan ke dalam dopbox yang tersedia di diler Plaza Mini Senopati, Serpong, dan Pondok Indah.

Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’tania mengatakan, MINI juga tunjukkan bukti nyata sebagai brand yang peduli pada lingkungan dan taat dengan konsep Sustainability BMW Group.

“Melalui kampanye ini, MINI Indonesia juga ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah botol plastik yang merusak lingkungan, menjadi bermanfaat dan membawa kebaikan,” ujar Jodie dikutip dari keterangan resminya, Senin 25 April 2022.

Melalui keterangannya dijelaskan, bahwa gerakan mengumpulkan sampah plastik tersebut karena 83 persen sampah dari bahan pastik mengapung di laut lepas, dan setiap tahunnya Indonesia menghasilkan 7,8 juta ton.

Artinya jika pemilik mobil Mini Cooper memiliki sampah plastik di rumah, atau dimanapun berada seperti halnya botol bekas minuman, dan lain-lain bisa dikumpulkan, untuk dibuang ke tiga jaringan diler tersebut.

Bukan hanya pengguna mobil Mini, namun bisa juga mengajak orang lain atau teman dekat untuk membuang menyortir sampah plastik tersebut. Nantinya botol plastik yang didonasikan akan diubah menjadi produk daur ulang.

Berita Terkait
hitlog-analytic