Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Mitsubishi Xpander Hybrid Siap Diproduksi di Indonesia, Kapan Dijual?

Mitsubishi New Xpander edisi 2020
Sumber :

100kpj – Kendaraan bertenaga listrik menjadi salah satu jawaban demi mengurangi polusi udara yang dihasilkan dari mesin pembakaran. Sehingga sejumlah pabrikan berlomba-lomba membuat mobil pelahap seterum agar ramah lingkungan.

Salah satunya Mitsubishi Motors Corporation (MMC), yang siap membuat mobil hybrid, dan PHEV (plug-in hybrid) di Indonesia. Menariknya, kedua teknologi ramah lingkungan itu akan ditanamkan di model terlaris, yakni Xpander.

Baca juga: Kemenperin Bocorkan Mitsubishi Akan Hadirkan Xpander Hybrid dan PHEV

Xpander Hybrid 2023

Hal itu disampaikan langsung Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita beberapa waktu lalu saat bertemu CEO MMC, Takao Kato di Tokyo, Jepang. 

“Mereka akan mengembangkan dua model baru, yaitu Xpander Hybrid dan model kedua yaitu Xpander PHEV,” ujarnya saat webinar yang digelar oleh KBRI Tokyo, Maret 2021.

Lebih lanjut Agus Gumiwang menjelaskan, pabrikan mobil berlogo tiga berlian itu akan berkomitmen mengembangkan teknologi hybrid di pasar Indonesia sebagai pilihan bisnis baru, demi mendukung program era ramah lingkungan.

“Kami dari pemerintah akan terus mengawal rencana investasi ini. Mereka juga masih melakukan studi terhadap model-model yang akan dikembangkan, tapi mereka sudah komitmen,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia sebagai distributor, Naoya Nakamura mengatakan, terkait diskusi kemungkinan memproduksi kendaraan hybrid di Indonesia adalah hal yang alami. 

Menurutnya semua brand, pasti akan mempertimbangkan untuk bisa memproduksi kendaraan PHEV, atau baterai EV (Electric Vehicle). Sebab mengikuti tren global, di mana kendaraan konvensional akan tergantikan secara perlahan di masa depan.

“Sehingga MMKSI dan MMC berharap bisa memproduksi kendaraan tersebut (Xpander hybrid dan PHEV) di Indonesia. Meski sudah ada diskusi, yang diperlukan aturan dari pemerintah untuk kelanjutan proyek kendaraan listrik ini,” tutur Nakamura.

Diketahui, pada 2020 MMC telah mengungkapkan rencana bisnis jangka panjangnya hingga tiga tahun mendatang dengan tema small but beautiful. Salah satu bahan persentasinya menampilkan sosok Xpander Hybrid yang akan dirilis tahun fiksal 2023.

Sekadar informasi, teknologi hybrid memanfaatkan motor listrik dan baterai. Namun masih digabungkan dengan mesin pembakaran untuk menggerakan roda. Biasanya saat baterai habis, akan terisi secara otomatis saat mobil berjalan.

Artinya tidak perlu mencari sumber kelistrikan saat daya baterai habis. Tapi, umumnya mobil dengan teknologi tersebut masih menggabungkan tenaga seterum, dengan mesin pembakaran sebagai sumber penggerak yang bekerja bersamaan.

Berbeda dengan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), di mana teknologi itu selangkah lebih maju, karena mobil bisa sepenuhnya berjalan dengan tenaga seterum saat baterai di dalamnya terisi penuh, tanpa campur tangan mesin bensin

 

Berita Terkait
hitlog-analytic