Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Mobil Mewah Stafsus Jokowi yang Bikin Gaduh Lewat Surat ke Camat-camat

Andi Taufan Garuda Putra
Sumber :

100kpj – Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Andi Taufan Garuda Putra, membuat gaduh media sosial usai tersebarnya surat yang dikirimkannya untuk camat-camat se Indonesia. CEO PT Amartha Mikro Fintek ini ternyata punya mobil yang cukup mewah.

Sebelumnya beredar surat berkop Sekretariat Kabinet kepada camat di seluruh Indonesia agar mendukung relawan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dalam menangani penyebaran Covid-19. Andi Taufan Garuda Putra mengklarifikasi dan meminta maaf terkait mengirimkan.

Baca Juga:

Sopir hingga Kernet Dapat Rp600 Ribu per Bulan dari Polri, Ini Caranya

Kisruh Ojol di Masa PSBB, Pakar Hukum Minta Luhut Ikut Aturan Menkes

Dia juga menarik surat yang dibuatnya tersebut. Taufan menjelaskan bila surat tersebut bersifat pemberitahuan dan dukungan kepada program desa untuk melawan Covid-18 yang diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Saya mohon maaf atas hal ini dan menarik kembali surat tersebut," kata Andi Taufan, seperti dilansir dari VIVAnews, Selasa 14 April 2020.

Perusahaan yang dipimpinnya sendiri bergerak dalam bidang financial technology, yang menawarkan peer to peer lending atau peminjaman uang. Walaupun menarik surat tersebut, Taufan mengatakan akan terus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan bekerja sama dengan semua lapisan.

"Sekali lagi terima kasih dan mohon maaf atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang timbul. Apapun yang terjadi, saya tetap membantu desa dalam kapasitas dan keterbatasan saya," jelas Andi Taufan.

Baca Juga:

Tak Gunakan Masker, Pemotor Ini Kena Hukuman dari Anggota TNI

Mulia Sekali Bengkel Kecil Ini Beri Servis Gratis untuk Ojek Online

Menurut data di Komisi Pemberantasan Korupsi, Andi diketahui memiliki kekayaan sebesar Rp531 miliar. Mayoritas hartanya adalah surat berharga, hanya sekitar Rp8 miliar yang berbentuk tanah serta bangunan.

Pria lulusan Institut Teknologi Bandung itu juga hanya memiliki satu kendaraan pribadi, yang didaftarkannya ke KPK pada Februari 2020. Yakni, satu unit mobil BMW tipe tertinggi, yakni Seri 7. Mobil tersebut rakitan 2005, dan nilai jualnya Rp150 juta.

Berita Terkait
hitlog-analytic