Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Koleksi Mobil Anggota DPR yang Dorong Pemerintah Beri Vaksin Gratis

Anggota DPR RI
Sumber :

100kpj – Said Abdullah anggota DPR-RI yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar DPR RI), mengaku mendorong pemerintah agar menyediakan program vaksinasi COVID-19 gratis. Ini diharapkan berlaku bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Pasalnya Said menilai bahwa program pengadaan vaksin virus corona memang harus menjamin ketersediaan vaksin, melalui rencana kerja pengadaan vaksin yang aman untuk kesehatan segenap rakyat Indonesia, akuntabel secara anggaran, dan kompetitif secara keekonomian.

"Saya selaku Ketua Banggar DPR merasa memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan alokasi anggaran APBN kita pada tahun 2021, untuk menopang pelaksanaan program vaksinasi cegah COVID-19 dan sarana pendukungnya," kata Said dikutip dari Viva, Senin 21 Desember 2020.

Said mengatakan hal ini seiring dengan tuntutan publik agar pemerintah menjalankan vaksinasi COVID-19 secara gratis, seperti kebijakan beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Belgia, Arab Saudi, Prancis, India, dan Singapura. "Di mana (semua negara itu) juga melaksanakan program vaksinasi untuk mencegah COVID-19 secara gratis bagi seluruh warganya," ujar Said.

Vaksin virus corona

Hal tersebut membuat Said menjadi sorotan publik, tak terkecuali koleksi mobil yang dimilikinya. Menurut data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilansir dari laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Said memiliki total harta kekayaan senilai Rp51.209.100.743

Dari total harta kekayaannya, senilai Rp2.385.000.000 merupakan harta berupa alat transportasi dan mesin alias koleksi mobil yang dimiliki oleh Said, seperti Nissan Elgrand tahun 2014, yang harganya sekitar Rp545 juta, Toyota Fortuner tahun 2016 yang kisaran harganya sekitar Rp490 juta, Mitsubishi Strada double cabin tahun 2008 yang harga jualnya sekitar rp150 jut, dan Toyota Alphard tahun 2016 yang harganya sekitar Rp1,2 miliar.

Berita Terkait
hitlog-analytic