Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Dua Kapal Perang Buatan Indonesia yang Bisa Bikin Lawan Ciut

Kapal Perang Buatan Indonesia
Sumber :

100kpj – Alat utama sistem senjata alias alutsista milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat ini memang tidak bisa dipandang sebelah mata, meskipun masih mengajak pihak lain untuk bekerjasama, namun Indonesia saat ini sudah mampu menciptakan mesin perang bisa diandalkan.

Seperti dua kapal perang yaitu KRI Raden Eddy Maradinata 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai 332, yang merupakan buatan PT PAL Indonesia yang bekerja sama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda, yang mampu menghasilkan kapal perang cukup canggih guna menjaga kelautan Indonesia.

Baca Juga:
5 TERPOPULER: Isi Garasi Ketua KPK hingga Mobil John Kei

Buasnya Kawasaki Ninja yang Menewaskan Miliarder Asal Rusia di Bali

Duhai Fakboi, Ini Deretan Motor Keren yang Dijamin Ampuh Gaet Cewek

Tergabung dalam kelas Martadinata, KRI Raden Eddy Martadinata 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 adalah jenis kapal perang frigate PKR10514 SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) atau dapat disebut sebagai kapal PKR-2 (Perusak Kawal Rudal 10514).

Kedua KRI ini merupakan kapal perang canggih yang dimiliki TNI AL saat ini. Karena dilengkapi dengan sistem senjata Vertical Launching System (VLS). Kapal ini dapat melaju hingga mencapai kecepatan 28 knot.

kapal perang alutsista

Berdasarkan dari berbagai sumber Senin 22 Juni 2020, KRI yang tergabung dalam kelas Martadinata memang didesain untuk menjalankan berbagai misi perang. Seperti perang anti kapal permukaan, perang anti kapal selam, perang anti serangan udara, serta perang elektronika.

KRI Raden Eddy Martadinata 331 dan KRI I Gusti Ngurah Rai 332 juga dilengkapi dengan meriam utama OTO Melara 76mm Super Rapid Gun dan rudal Exocet MM40 Block 3 yang jarak jangkaunya bisa mencapai 180—200 kilometer.

Ada juga rudal anti serangan udara Mica yang dirancang efektif dan dapat menyergap sasaran sejauh 20—25 kilometer dengan ketinggian 9144 meter. Kemudian dilengkapi pula dengan rudal terma yang mampu mengacaukan sensor radal musuh, hingga mengecoh frekuensi radio yang digunakan rudal ke permukaan.

Lalu Torpedo A 244S jenis ringan ini juga melengkapi persenjataan kedua KRI. Torpedo ini mempunyai kemampuan khusus untuk mengincar sasaran di perairan dangkal dan meriam Close In Weapon System (CIWS) Millenium 35mm untuk menangkis serangan udara serta ancaman permukaan jarak dekat.

Baca juga: Ternyata Hawk 209 yang Jatuh Pernah Mengusir Jet Tempur Australia

Berita Terkait
hitlog-analytic