Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Polisi Sambangi Bengkel di Bogor yang Diduga Peras Pengendara Motor Rp2,7 Juta

Viral bengkel motor peras pengendara motor
Sumber :

100kpj – Pihak kepolisian akhirnya turun tangan perihal viral bengkel motor di daerah Sentul, Bogor. Di mana, bengkel tersebut diduga peras pengendara motor yang akan melakukan ganti oli tapi diharuskan membayar jutaan rupiah.

Video viral itu diunggah oleh akun TikTok @echadama08, dijelaskan bila dirinya diminta uang sebesar Rp 2,7 juta oleh pihak bengkel. Pengunggah bercerita, bila dirinya hanya berniat ganti oli saja awalnya.

Akan tetapi, mekanik bengkel malah membongkar mesin hingga turun dari motor Honda Genio tersebut. Karena merasa keberatan dengan harga yang ditawarkan, Echa pun menolaknya dan meminta mesin motornya dipasangkan kembali.

Namun, bengkel meminta biaya pasang mesin motor sebesar Rp450 ribu. Karena enggan membayar uang sebanyak itu, dirinya pun memilih membawa motor yang kondisi mesin yang sudah dibongkar dengan menggunakan mobil bak terbuka yang disewanya.

Viral bengkel peras pengendara motor

Ternyata, sang sopir yang mengangkut motornya tersebut juga pernah mengangkut sebuah motor dalam kondisi sudah dibongkar dari bengkel tersebut. Setelah viral, banyak juga warganet yang curhat merasa ditipu oleh bengkel tersebut.

Baca Juga: Viral Pemilik Motor Diperas Bengkel Rp2,7 Juta, Niat Cuma Ganti Oli Malah Sampai Turun Mesin

Tak cuma itu, bengkel motor tersebut mendapat ulasan buruk di halaman Google Maps, dan kini halamannya sudah hilang. Banyak juga warganet yang meminta polisi untuk mendatangi bengkel tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Babakan Madang Polres Bogor AKP Susilo Tri Wibowo mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Jumat 28 April lalu. Anggotanya pun telah mendatangi bengkel yang bersangkutan untuk mengkonfirmasi perihal kejadian tersebut.

Polisi sambangi bengkel motor di Sentul Bogor yang viral

“Dari hasil komunikasi yang kami lakukan dengan pihak bengkel, hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi saja sejak awal antara konsumen dan pihak bengkel, mengenai pengerjaan bongkar pasang onderdil dari kendaraan yang sudah terlanjur dibongkar tersebut,” ungkap Susilo.

Sementara itu, Susilo mengungkapkan bahwa bengkel beralasan membongkar mesin motornya karena mengalami overheating akibat kehabisan oli mesin. Namun, pemilik kendaraan menolaknya karena harga yang mahal.

“Mengenai hal tersebut kami meminta kepada pihak konsumen yang masih tidak puas perihal kejadian tersebut bisa mendatangi Polsek Babakan Madang untuk sama – sama menyelesaikan masalah ini. Kami tunggu di Polsek Babakan Madang dan kami siap membantu menyelesaikan permasalahan ini,” pungkasnya.

Berita Terkait
hitlog-analytic