Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Lebaran Semakin Dekat, Polisi Razia Rest Area

Mudik
Sumber :

100kpj – Lebaran semakin dekat, masyarakat di Indonesia biasanya punya tradisi melakukan mudik yakni melakukan perjalanan pulang kampung, untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman bersama sanak saudara.

Ketika virus corona dinyatakan menyerang Indonesia pada Maret 2020, pemerintah melarang aktivitas mudik yang dilakukan masyarakat pada tahun 2020 kemarin, tampaknya untuk mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari China mudik 2021 pun dilarang.

Bahkan kabar terbaru, Pemerintah melalui melalui Satgas COVID-19 akhirnya resmi memperpanjang larangan mudik Lebaran atau Idul Fitri 1442 Hijriah per hari ini, Kamis 22 April 2021. Ini tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

Surat Edaran ini diteken oleh Kepala BNPB selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan virus COVID-19, Doni Monardo tertanggal 21 April 2021.

 

Doni Monardo

Doni menjelaskan, mengatur pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik, yakni 22 April sampai 5 Mei 2021.mKemudian, H+7 peniadaan mudik mulai 18 Mei sampai 24 Mei 2021.

Larangan mudik 2021 yang semula berlaku 6 sampai 17 Mei 2021, kini diperluas jangka waktunya.

Dalam aturan tersebut terdapat sejumlah kelompok pelaku perjalanan yang mengalami pengetatan mobilitas, diantaranya pelaku perjalanan transportasi udara, laut dan darat yang diwajibkan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Nah makanya polisi sudah mulai melakukan pengawasan dan pengetatan di sejumlah titik. Seperti di Rest Area 391A ruas jalan tol Batang-Semarang. Satlantas Polres Kendal mendirikan pos pam pengawasan dan pemantauan mudik rest area yang berada di Kecamatan Ringinarum Kendal tersebut.

Mudik, Polisi Razia di Rest Area

Kasatlantas Polres Kendal, AKP Heri Condro Ribowo mengatakan, pihaknya menurunkan beberapa personel setiap hari untuk mengawasi kendaraan dengan nopol luar Jawa Tengah.

"Satlantas Polres Kendal bertugas mengawasi dan memastikan pengendara memakai masker, pembatasan kapasitas mobil, pengecekan barang bawaan, dan menghimbau pengendara untuk hati-hati," tambahnya dikutip dari Viva.

Terkait penyekatan arus kendaraan, lanjutnya, tidak dilakukan di rest area tapi di posko yang didirikan di perbatasan Batang-Kendal di Kecamatan Weleri.

"Penyekatan kita lakukan di jalan arteri Weleri, sifatnya selektif prioritas ya, terutama bagi kendaraan-kendaraan dari Jakarta," pungkasnya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Mitsubishi Beri Diskon Biaya Perawatan Jelang Lebaran

Berita Terkait
hitlog-analytic