Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Perlu Enggak Sih Ganti Ban Motor saat Musim Hujan?

Ilustrasi ban motor di musim hujan
Sumber :

100kpj – Dalam beberapa hari ke depan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi beberapa wilayah di Indonesia bakal diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Hal itu membuat pemilik sepeda motor disarankan berhati-hati. Sebab, kondisi jalan yang basah, mengakibatkan kendaraan mudah tergelincir.

Salah satu cara untuk mencegah terjadinya hal tersebut, ialah memerhatikan bagian ban.

Baca juga: Kaget, Ini Manfaat Tersembunyi saat Isi Angin Ban Pakai Nitrogen

Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, Rabu 19 Februari 2020, hal pertama yang harus kalian lakukan, adalah melihat batas aman pemakaian ban yang tertera pada Thread Wire Indicator atau TWI. Jika titik sudah sampai muncul, itu tandanya ban sepeda motor sudah perlu diganti.

Naik Motor saat Hujan

Titik TWI itu merupakan indikasi apakah ulir pembuangan air dari ban masih bisa berfungsi dengan maksimal atau tidak. Kalau memang fungsinya ternyata sudah tidak maksimal tentu harus diganti. Namun ingat, jangan ganti sembarangan. 

Sangat disarankan untuk menggunakan ukuran ban yang sama atau jika ingin mendapat cengkeraman lebih, kalian bisa menambah ukuran sesuai kemampuan pelek sepeda motor. Selalu ingat untuk tidak mengganti ban dengan ukuran lebih kecil. Lebih baik kebesaran, ketimbang kekecilan, namun juga harus memperhitungkan lebar pelek.

Naik Motor saat Hujan

Setelah memilih ukuran ban, jangan lupa menggunakan tekanan angin yang dianjurkan. Bagi pengguna ban harian, bisa mengikuti patokan standar. Sedangkan ban balap atau sport akan lebih baik jika lebih rendah 1-2 psi dari standarnya.

Ban balap disarankan pressure di awal 18 psi kurangi satu atau dua bar. Jadi, dari 18 psi turunkan ke 16 atau 17.

Baca juga: Ngeri, Begini Bahayanya Pasang Stiker 'Happy Family' di Kaca Mobil

Sekadar informasi, ban balap punya pola ukir yang agak jarang. Sehingga saat basah, ban jenis ini akan membutuhkan lebih banyak buangan air. Nah, untuk bisa lebih menapak di jalanan yang tergenang air, ban balap sebaiknya dikurangi anginnya.

Berita Terkait
hitlog-analytic