Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Mobil Nasional Tampangnya Mirip Buatan China, Pengamat: Saya Tak Kaget

Ekspresi Jokowi coba Esemka

100kpj – Saat PT Solo Manufaktur Kreasi melahirkan produk pertama Esemka yang bernama Bima, masyarakat Tanah air seketika mempertanyakan statusnya yang diklaim sebagai produk nasional. Sebab, kandungan lokal di mobil jenis pikap tersebut tak sampai 50 persen dari jumlah keseluruhan.

Apalagi, secara tampilan, mobil yang saat peresmiannya dihadiri Presiden Joko Widodo itu juga nampak menyerupai pikap China bernama Changan Star. Hal itu tentu kian membuat masyarakat ragu mengenai posisinya sebagai mobil buatan anak bangsa.

Mobil Esemka Mirip Mobil China

Selain Esemka, ada beberapa produk berembel-embel nasional lain yang secara tampilan dan fitur sangat menyerupai barang buatan China. Misalnya, Elvindo. Perusahaan roda dua yang bermarkas produksi di kawasan Tangerang, Banten itu menghadirkan sepeda motor yang sepintas menyerupai Huari.

Baca juga: Deretan Motor Honda KW yang Pernah Dibuat China, Asli Murah Banget

Huari merupakan nama motor listrik yang dipasarkan Huari Holding Group. Merek otomotif yang berlokasi di kota Zheijiang itu memang dikenal berkat kendaraan eletrik berbanderol murahnya. Hal itu kami amati melalui laman resmi mereka yang berbahasa China.

Saat ditemui 100KPJ beberapa bulan lalu, perwakilan Elvindo mengaku, motor listrik yang dijualnya merupakan produk nasional yang dirakit di dalam negeri. Namun, sebagai langkah awal, pihaknya masih mengandalkan impor komponen dari China.

Pabrik Elvindo

Terkait maraknya fenomena tersebut, pengamat otomotif senior sekaligus pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu sama sekali tak merasa kaget. Menurutnya, banyak produk buatan China yang berlindung di balik embel-embel ‘nasional’ supaya mendapat atensi lebih dari masyarakat Indonesia.

“Sejauh ini, mereka (merek China) menggunakan label ‘nasional’ untuk keperluan branding saja. Mereka kelihatannya mau menjual isu nasionalisme demi keuntungan pribadi,” ujar Yannes melalui sambungan telfon beberapa waktu lalu.

“Hanya China satu-satunya negara yang mau menjual produk tanpa mereknya (white label) ke negara lain untuk nantinya di-relabelling dan dijual sesuai kesepakatan,” kata dia menambahkan.

Baca juga: Kaget Lihat Alphard KW dari China, Murah Banget Harganya

Meski begitu, menurutnya, bukan berarti kendaraan buatan China selalu berkualitas buruk. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, pesona produk buatan mereka kian memikat konsumen. Beberapa nama yang terbukti berhasil adalah Wuling dan DFSK.

“Apalagi mereka berani menjual produk terbaiknya dengan harga terjangkau,” tutup Yannes.

Berita Terkait
hitlog-analytic