100KPJ

Klaim Obat Corona, Isi Garasi Bupati Merangin Jadi Sorotan

Share :

Al Haris bahkan akan meresepkan juga daun sungkai kepada Wali Kota Jambi Syarif Fasha yang positif terinfeksi corona dan sekarang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta. Dia akan mengirimkan beberapa ramuan daun sungkai kepada Syarif agar sang wali kota segera sembuh.

Dia berani memberikan ramuan daun sungkai karena, konon, dapat mengobati para pasien positif COVID-19 di Merangin sehingga sekarang kabupaten itu nol kasus penularan corona. "Kita berani memberikan Wali Kota Jambi daun sungkai karena sudah terbukti menyembuhkan pasien positif corona dengan cepat dan Merangin sudah lama zona hijau," ujarnya.

Koleksi Mobilnya Bupati Merangin

Sebelum jadi bupati Merangin yang sudah dua periode, Al Haris meniti karir sebagai pegawai negeri sipil alias PNS. Karirnya perlahan naik dari mulai staff biasanya kemudian menjadi Sekretaris Lurah, kemudian jadi Lurah, kemudian berkarir menjadi pejabat di kabupaten Sarolangun dari mulai Kasubag, kemudian menjadi kabid hingga menjadi sekdis.

Karirnya kemudian meningkat di pemerintah provinsi Jambi, berbagai posisi penting di pemprov Jambi pernah diembannya, sepertii Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Provinsi Jambi, kemudian menjadi Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi, pada tahun 2003 dirinya terpanggil untuk memimpin Kabupaten Merangin, dan berhasil hingga sekarang.

Perjalanan karirnya yang cemerlang, membuat Al Haris bisa mendapatkan pundi-pundi harta. Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan pada tahun 2019, Al Haris memiliki total nilai kekayaan senilai Rp4.714.441.791.

Dari total kekayaannya sekitar Rp431 juta berupa harta berjalan yang merupakan koleksi mobil bupati Merangin seperti, Toyota Fortuner tahun 2012 dengan harga jual sekitar Rp300 juta, Toyota Yaris tahun 2013 dengan harga sekitar Rp125 juta, dan motor Yamaha Mio J tahun 2013 yang harganya sekitar Rp6 juta.

Share :
Berita Terkait