Jangan Sepelekan Air Radiator Motor Anda, Ini Dampak Buruknya Jika Terlambat Diganti!
100kpj – Air radiator bukanlah sekadar air biasa. Cairan ini berperan krusial dalam menjaga stabilitas suhu mesin sepeda motor Sobat KPJ.
Suhu mesin yang terkontrol akan memastikan performa motor tetap optimal dan mencegah kerusakan fatal.
Kapan Air Radiator Harus Diganti?
Banyak yang beranggapan penggantian air radiator didasarkan pada waktu bulanan. Namun, faktanya, penggantian air radiator lebih tepat berdasarkan kilometer perjalanan.
Disarankan untuk mengganti air radiator setiap 10.000 kilometer. Jika motor Anda sudah melampaui angka tersebut, segera ganti air radiatornya.
Penundaan penggantian dapat berdampak langsung pada penurunan performa motor dan mesin menjadi cepat panas.
Risiko Fatal Jika Air Radiator Tidak Diganti Tepat Waktu
Mengabaikan jadwal penggantian air radiator dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi mesin motor Sobat KPJ.
Selain penurunan performa, berikut adalah beberapa dampak yang lebih parah:
1. Mesin Jebol atau Turun Mesin
Ini adalah risiko paling fatal. Suhu mesin yang terlalu tinggi akibat air radiator yang tidak efektif bisa menyebabkan komponen mesin melengkung atau jebol, sehingga memerlukan perbaikan besar atau bahkan penggantian mesin.
2. Kebocoran Seal Water Pump
Formula dalam air radiator akan menurun kualitasnya seiring waktu. Ini dapat menyebabkan kerusakan pada seal water pump, yang berujung pada kebocoran dan hilangnya cairan pendingin.
Sebagaimana disebutkan, salah satu indikasi awal adalah motor terasa lebih cepat panas dan performanya tidak lagi maksimal.
Mirip dengan oli mesin yang memiliki masa pakai, air radiator juga demikian.
Setelah melewati batas 10.000 km, fungsi pendinginnya akan berkurang drastis, menyisakan cairan yang tidak lagi efektif mendinginkan mesin.
Pilihan Merek Air Radiator yang Direkomendasikan
Dalam memilih air radiator, ada baiknya Sobat KPJ menyesuaikannya dengan merek motor Anda untuk standar terbaik. Untuk motor Yamaha, disarankan menggunakan Yamalube Coolant.
Sementara untuk motor Honda, gunakan Honda Coolant. Produk-produk standar dari pabrikan biasanya sudah teruji dan sesuai dengan spesifikasi mesin.
Apabila Sobat KPJ menginginkan kualitas yang lebih premium, merek seperti Motul atau Shell Advance Coolant bisa menjadi pilihan yang baik.
Penting: Hindari penggunaan air radiator yang dijual dengan harga sangat murah, sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000.
Cairan tersebut kemungkinan besar hanya air biasa tanpa formula pendingin yang memadai, dan justru dapat membuat mesin motor Anda cepat panas dan berisiko merusak.
Memahami pentingnya air radiator dan melakukan penggantian secara teratur adalah investasi kecil untuk menjaga kesehatan mesin motor matic Sobat KPJ dalam jangka panjang.
Dengan perawatan yang tepat, motor Sobat KPJ akan selalu siap diajak berkendara dengan performa optimal.*

Motor Matic Mati Saat Standar Dua atau Kena Guncangan? Ini Solusi Ampuh!

Baut Tap Oli Slek atau Dol? Ini Solusi Jitu Bikin Lubang Kembali Kuat!

Bikin Kaget! Cara Gampang Hilangkan Suara Dinamo Starter Motor 'Nguung' Saat Dimatikan!

Busi Hitam Pertanda Boros! Ini Cara Gampang Mengiritkan Karburator Motor Biar Lebih Irit!

Aneh Tapi Nyata, Motor Mati Saat Standar Dua atau Kena Guncangan? Jangan Panik, Cek 1 Kabel Ini!

Tarikan Gas Motor Matic Terasa Berat? 2 Trik Jitu Ini Solusinya!

Jengkel Tarikan Motor Vario Ngeden dan Terasa Berat? 4 Faktor Ini Ternyata Biang Keroknya!

Starter Motor Matic Susah Dihidupkan dan Ngelos? Ini Solusi Paling Jitu!

Suara Ngiung di Transmisi Motor Beat? Ini Solusi Ampuh Bikin Mesin Halus!

Panik Motor Matic Brebet Saat Mesin Dingin? Ini Trik Reset ECM Sepele yang Bikin Motor Normal Lagi!

Wajib Tahu! Penyebab dan Cara Atasi Geredek dan Klotok CVT Motor Matic Sampai Tuntas

Rem Motor Anda Blong? Ini Tanda dan Solusi Overhaul Sistem Pengereman!

Jarum Spido Bensin Mati Total? Perbaiki Sendiri, Hemat Biaya Bengkel!

Mengungkap Rahasia Kekentalan Oli Mesin, Pilih yang Tepat untuk Performa Optimal Motormu!
