Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Selera Mobil Retno Senilai Rp610 juta, Menteri yang Bantu Bebaskan TKI

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri
Sumber :

100kpj – Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi mengatakan pembebasan Etty binti Toyib, TKI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Arab Saudi, melalui proses yang panjang mulai dari pendampingan kekonsuleran, proses litigasi sampai pada proses pemaafan atau tanazul.

Akhirnya Etty bisa lolos dari hukumah mati dengan uang tebusan sebesar 4 juta riyal atau Rp15,5 miliar. Etty bekerja di Kota Taif, Arab Saudi. Pada 2001 dia didakwa menyebabkan meninggalnya sang majikan dengan cara meracuni makanan sang majikan.

Dalam sidang, keluarga majikan menuntut hukuman mati kisas dan pengadilan pun memutuskan hukuman mati.

Awalnya diyat atau uang denda yang diminta sebesar 30 juta real atau Rp107 miliar, namun setelah ditawar dan dilakukan berbagai pendekatan akhirnya ahli warisnya bersedia memaafkan dengan diyat 4 juta riyal.

Dana tersebut merupakan hasil ‘tabarru' atau sumbangan dari para dermawan berbagai pihak di Indonesia, termasuk dari bantuan pemerintah, Lembaga Zakat Infaq, dan Sodaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang penggalangannya dilakukan sejak 2018, serta dukungan dari Pengprov Jabar.

Selain itu, pada saat proses pembebasan juga dilakukan diplomasi tingkat tinggi juga dilakukan langsung antara Presiden Joko Widodo dengan Raja Saudi Salman bin Abdul Azis, serta di level menteri luar negeri kedua negara dalam berbagai kesempatan. Presiden Jokowi telah menulis surat kepada Raja Saudi sebanyak dua kali.

"Upaya tersebut membuahkan hasil dari pihak ahli waris, yang bersedia memberikan tanazul atau pemaafan bagi Etty melalui diyat," ungkap Retno, yang dikutip dari Viva Senin, 13 Juli 2020.

menteri luar negeri

Retno adalah Menteri Luar Negeri Perempuan Pertama di Indonesia yang menjabat sejak 2014. Wanita yang menyelesaikan pendidikan S1 di UGM dan S2 Hukum Uni Eropa di Haagse Hogeschool Belanda ini, sudah bergabung dengan Kemlu sejak 1997 sebagai sekretaris bidang ekonomi di KBRI Den Haag, Belanda.

Pada 2001, ia ditunjuk menjadi Direktur Eropa dan Amerika dan menjadi Direktur Eropa Barat dua tahun setelahnya. Tahun 2005 ia diangkat menjadi Dubes Indonesia untuk Norwegia dan Islandia selama tiga tahun.

Ia kemudian diangkat menjadi Direktur Jenderal Eropa dan Amerika yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

menteri luar negeri

Pada tahun 2012, ia dikirim sebagai Dubes Indonesia untuk kerajaan Belanda sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Menteri luar negeri RI sejak 27 Oktober 2014.

Nah, Ibu Menteri luar negeri kebanggaan Indonesia ini punya harta kekayaan yang tak sedikit. Dari catatan LHKPN yang dilaporkan pada tahun 2019.

Ia diketahui punya aset alat transportasi senilai Rp610 juta yang terdiri dari mobil Toyota Kijang Innova tahun 2005 yang kisaran harganya Rp110 juta, Toyota Fortuner tahun 2011 jika ditaksir harganya Rp360 juta, dan Toyota Yaris tahun 2011 yang harganya sekitar Rp140 juta.

Baca juga: Puan Maharani Ungkap Harta Karun Bung Karno Berupa Mobil Antik

Berita Terkait
hitlog-analytic