Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

5 Mobil Listrik Ini Seterum IIMS, Mulai dari Buatan RI Sampai Jepang

Mobil listrik Mitsubishi Minicab MiEV
Sumber :

100kpj – Mobil listrik dianggap menjadi jawaban untuk menekan polusi udara, namun tidak diketahui soal emisi yang dihasilkan dari proses pembuatan baterai di pabriknya.

Semua brand di dunia berlomba-lomba membuat mobil listrik berbasis baterai. Di Indonesia sudah ada beberapa kendaraan pelahap seterum buatan lokal, dan hadir di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2022.

Berikut 5 mobil listrik terbaru yang hadir di IIMS:

1. Toyota Kijang Innova EV

Enggak mau ketinggalan dengan produsen lain, PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan Kijang Innova EV (Electric Vehicle) di pameran otomotif tersebut, namun hanya satu hari mobil MPV ramah lingkungan itu tampil.

Kijang Innova Listrik

“Kijang Innova EV ini hadir bertepatan dengan umurnya yang ke 45 tahun sejak dilahirkan di Indonesia pada 1977,” ujar Marketing Direktur PT TAM, Anton Jimmi Suwandy secara virtual, Jumat 1 April 2022.

Kijang Innova listrik itu diproduksi lokal oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Memiliki desain eksterior yang agak berbeda dari sektor depan, dan interiornya cukup menarik perhatian karena tidak memiliki tuas transmisi.

2. Hyundai Ioniq 5

PT Hyundai Motor Indonesia akhirnya memproduksi mobil listrik Hyundai Ioniq 5 di Cikarang, Jawa Barat. Presiden Jokowi melihat langsung mobil pelahap seterum buatan lokal tersebut sebelum resmi dipasarkan.

Pertama kali hadir di depan publik, melalui pameran IIMS 2022. Hyundai Ioniq 5 hadir dalam beberapa varian, untuk tipe Prime Standard dan Signature Standard bisa menempuh jarak 384 km.

Hyundai Ioniq 5

Sementara tipe Long Range jaraknya 451 km, dan Prime Long Range bisa jalan hingga 481 km dalam keadaan baterai penuh, sampai habis. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai 5-6 jam dengan fasilitass wall charger model AC. 

3. Chery EQ1

Pameran IIMS menjadi ajang unjuk gigi Chery kembali hadir di Indonesia. Brand mobil asal China itu membawa sejumlah produk terbaru, salah satunya EQ1 sebagai calon pesaing kendaraan listrik Wuling yang dibuat lokal.

Chery EQ1 dipersenjatai baterai lithium-ion, dan satu motor listrik alias dinamo. Tenaga maksimalnya 75 dk, dan torsi 147 Nm, untuk mengajaknya berlari dari diam ke 50 kilometer per jam hanya butuh waktu enam detik.

Chery EQ1, Mobil Listrik China Pesaing Wuling GSEV

Demi keamanan, kecepatan maksimal mobil pelahap seterum itu dibatasi menjadi 120 km per jam, dan jarak tempuhnya dalam keadaan baterai penuh bisa 402 kilometer. Waktu untuk pengisian daya dari nol sampai 80 persen, 30 menit.

4. Wuling GSEV

Global Smart Electric Vehicle (GSEV), menjadi rancang bangun mobil-mobil listrik Wuling di pasar global, termasuk Indonesia. Memiliki bentuk kompak, dan dilenngkapi segudang teknologi canggih salah satunya semi autonomous.

“Komitmen Wuling dalam hal inovasi pun berlanjut dengan adanya Sketch Reveal The Next Generation Wuling GSEV yang akan dipasarkan tahun ini,” ujar Vice President Wuling Motors, Han Dehong.

Mobil listrik GSEV Wuling di IEMS

Wuling GSEV memiliki konfigurasi dua penumpang, dan empat penumpang yang bisa dibongkar pasang. Dalam kondisi baterai penuh Wuling mengkalim bisa menempuh jarak 120 kilometer sampai 300 km.

Pengisian daya baterainya dilengkapifast charging sehingga tidak butuh waktu lama. Jenama asal Tiongkok itu menjamin keamanan baterainya karena berstandar IP68 waterproof dan dilengkapi smart battery management system. 

5. Mitsubishi Minicab MiEV

Minicab-MiEV pertama kali dijual di negerI sakura pada 2011 dan generasi pertamanya diproduksi hingga 2015. Hadir di Indonesia saat pameran GIIAS 2021, dan kembali dipamerakn di IIMS 2022 yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran.

Panjangnya secara keseluruhan hanya 3.395 mili meter, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.810 mm. Artinya lebih pendek 760 mm dari Mitsubishi Maven. Mobil ramah lingkungan itu seperti Gran Max yang mengandalkan pintu geser.

Mitsubishi Minicab-MiEV

Dibekali dua pilihan baterai 16 kWh dengan jarak tempuh mencapai 150 kilometer. Waktu pengisiannya cukup singkat jika menggunakan alat khusus atau fast-charger hanya 7-15 menit dari kondis kosong sampai 80 persen.

Berita Terkait
hitlog-analytic