100KPJ

Hoax SPBU Pertamina Tutup saat PPKM Darurat, Begini Cara Bedakan SPBU

Share :

100kpj – SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) Pertamina yang tersebar di Pulau Jawa, dan Bali sempat dikabarkan tutup selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) daruat, melalui pesan singkat, dan media sosial.

Tertulis bahwa Pertamina disebut menutup seluruh SPBU selama enam hari. Penutupan sementara itu dilakukan karena untuk mendukung program pemerintah, dalam membatasi ruang gerak masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Pengumuman penutupan SPBU sementara 12 Juli 2021 – 17 Juli 2021. Sebagai komitmen Pertamina dalam mendukung program pemerintah, dalam memutus rantai penyebaran covid-19,” tulis status, dan pesan singkat tersebut.

Ternyata setelah ditelusuri, kabar itu hoaks alias tidak benar. Faktanya, PT Pertamina Persero sebagai perusahaan milik negara tidak pernah membuat surat edaran atas penutupan SPBU dalam periode itu di tengah PPKM darurat.

Perusahaan pelat merah yang bergerak dalam pengolahan, dan pendistribusian minyak bumi itu tetap membuka seluruh SPBU-nya. Hal itu ditegaskan melalui unggahan twitter resminya @pertamina, baru-baru ini.

“Info penutupan SPBU ini Hoax ya, sobat. SPBU Pertamina tetap beroperasi normal, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Selalu waspada terhadap semua info, yang mengatasnamakan Pertamina,” tulisnya dikutip, Senin 12 Juli 2021.

Share :
Berita Terkait