100KPJ

Langkah Visioner Bosch Selamatkan Pabrik Otomotif dari Jurang Pandemi

Share :

100kpj – Semenjak pandemi masuk ke Indonesia, sejumlah perusahaan—terutama yang bergerak di bidang produksi—melakukan sejumlah penyesuaian. Misalnya, dengan mengurangi jumlah tenaga operasional atau sekadar memangkas jam kerja mereka. Itulah mengapa, hal tersebut coba diakali dengan digitalisasi produksi.

Perusahaan multinasional yang bergerak pada bidang teknik dan elektronika, Bosch baru-baru ini resmi mengenalkan inovasi terbaru dalam mendukung aktivitas produksi manufaktur di masa pandemi, yakni Nexeed IAS (Industrial Application System). Lantas, bagaimana cara kerja teknologi tersebut?

Baca juga: Canggih! Kawasaki Mau Bikin Motor Baru dengan Fitur ala Mobil

Business Development Manager of Connected Solution Bosch Indonesia, Dhuha Abdul mengatakan, Nexeed IAS merupakan gabungan perangkat lunak dan layanan berbasis teknologi Industri 4.0 dari Bosch yang mampu merekam, memproses dan memvisualisasikan data dari rantai produksi, termasuk di sektor manufaktur otomotif.

Sistem ini menyediakan data secara kompatibel dan terstandarisasi, serta menyajikan informasi proses produksi dan kondisi pabrik dengan cepat.

“Saya sudah belajar dari banyak konsultan otomotif, jadi saat pandemi seperti sekarang, arahnya memang sudah harus ke sana (aktivitas produksi digital). Soalnya bertatap muka saja sekarang sudah enggak aman, apalagi mereka yang beraktivitas langsung di pabrik,” ujar Dhuha Abdul melalui sambungan virtual, Kamis 22 Oktober 2020.

Share :
Berita Terkait