100KPJ

Intip Harta Said Didu Yang Berani Sebut Menko Luhut Cuma Pikirkan Uang

Share :

100kpj – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu telah mengirimkan surat klarifikasi kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan, terkait unggahan video di Youtube pribadinya.

“Saya sudah mengirim surat ke Pak Luhut Binsar Pandjaitan, dan tadi diterima di kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi sekitar jam 11 siang,” ujarnya dalam konfrensi pers virtual yang digelar, Selasa 7 April 2020.

Dalam surat tersebut Said Didu menjelasksan alasan judul video Youtubenya adalah ‘MSD: Luhut Hanya Pikirkan Uang dan Uang’. Menurutnya pemerintah hanya mengutamakan penyelamatan ekonomi dibandingkan mengatasi dampak corona.

“Bahwa Menko Maritim dan Investasi (Bpk. Luhut B. Pandjaitan) lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang mungkin merupakan tugas Bapak,” tulis surat tersebut.

Dengan adanya perseteruan tersebut, nama Said Didu menjadi bahan perbincangan, tak terkecuali soal latar belakang kehidupannya. Kali ini yang akan diulas 100KPJ adalah harta berjalan alias kendaraan yang dimiliki mantan pegawai BUMN tersebut.

Menutut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), yang dilaporkannya pada 14 Agustus 2010 tercatat kekayaannya senilai Rp11.901.284.153 miliar. Dari angka tersebut, tanah dan bangunan yang dimilikinya Rp3.726.169.950 miliar.

Terbagi menjadi 31 tempat dengan luas tanah dan bangunan yang berbeda-beda, yang sebagian besar berada di Tangerang. Sementara untuk harta bergerak yang dimilikinya seperti alat transportasi dan mesin lainnya disumbang dari 4 kendaraan lansiran Toyota.

Share :
Berita Terkait