100KPJ

Bukan Cuma di RI, Orang Luar Negeri Kesulitan Sebut Merek Volkswagen

Share :

100kpj – Perusahaan otomotif asal Eropa umumnya memiliki nama yang esensial dan sulit sekali dieja. Sebab, selain menyimpan makna tertentu, pemilihan nama pada merek tersebut juga didasari pada kata dari bahasa setempat. Maka pantas saja, jika penyebutan dan aksennya tak mudah diucapkan. 

Menariknya, bukan hanya orang Indonesia dan Asia saja yang kesulitan menyebut merek asal Eropa, masyarakat di Amerika Serikat juga mengalami hal serupa. Dilansir dari laman Autoevolution, Selasa 10 Desember 2019, salah satu nama yang paling sering salah eja ialah Volkswagen.

Hal itu diketahui melalui riset lembaga data bernama Zebra Technologies yang melibatkan seribu responden selama proses penelitian. Para responden itu dikelompokkan sesuai usia, berdasarkan demografis Google. Hasilnya, para milenial dan Gen Z masih mampu menyebutkannya, sedang Baby Boomers tidak.

Berdasarkan data yang diterbitkan bulan lalu itu, Volkswagen menjadi merek mobil yang paling susah dieja. Sebanyak 54 persen orang Amerika salah menyebutkannya. Mereka menyebut Volkswagon (50 persen), sisanya yakni Volkswagen dan juga Volxwagon.

Bahkan, merek mobil lain yakni Ferrari yang terkesan mudah pun masih banyak yang salah eja. Mereka yang mengeja secara benar adalah responden berusia 18 sampai 24 tahun, yakni 65 persen. Jumlah tersebut didominasi para laki-laki, sedang responden perempuan sangat sedikit.

Share :
Berita Terkait