100KPJ

Ilmu Baru, Helm yang Pernah Jatuh Sebaiknya Tak Boleh Dipakai Lagi

Share :

Dengan alasan tersebut, Rangga juga tak terlalu menyarankan membeli helm dalam kondisi bekas pakai. Sebab, selain tingkat keamanannya menurun, bagian dalam helm juga telah menyesuaikan bentuk kepala pemilik lama. Sehingga, saat pemilik baru mengenakannya, tentu rasanya menjadi kurang nyaman.

“Sebaiknya helm beli baru, karena helm itu bentuk atau shape-nya udah berubah ngikutin (bentuk kepala) pemilik sebelumnya,” terang Rangga.

Sayangnya, kata dia, untuk membedakan helm baru dan helm bekas terbilang sulit. Mengingat, dengan mengecat ulang atau me-repaint bagian terluarnya saja, kita sudah mengira bahwa helm tersebut merupakan produk baru.

“Nah, itu enggak keliatan. Kan helm ada beberapa lapisan, biasanya yang diubah itu IPS-nya (Impact Protection System), busa warna putih. Jadi itu yang kena dampaknya. Memang kita tak bisa melihat secara fisik, tapi kalau udah lima tahun, konstruksinya udah tak sebaik dulu,” kata dia.

Share :
Berita Terkait