100KPJ

Wali Kota Bogor Lakukan Adegan Berbahaya Saat Sosialisasi Ganjil Genap

Share :

"Kendaraan yang akhirnya (plat nomor) genap misalnya, dibolehkan di tanggal genap. Tapi tentunya kita memahami bahwa perlu ada proses sosialisasi. Mulai besok kita sosialisasi sehingga Sabtu dan Minggu seluruhnya bisa mematuhi aturan ini," katanya.

Menurutnya, aturan ini diputuskan karena kasus penularan covid-19 di Bogor semakin tinggi. "Ini untuk mengurangi mobilitas warga. Kita tidak mungkin memberlakukan lockdown total. Karena itu, metode ganjil genap ini kita rencanakan untuk mengurangi mobilitas warga," paparnya.

Saat proses sosialiasi pembatasan kendaraan berdasarkan plat nomor, ternyata Bima Arya melakukan cara berbahaya. Seperti yang terlihat dari penggalan video yang tersebar melalui pesan singkaat, hingga menjadi viral di media sosial.

Di balik layar, ternyata ada seorang videographer nekat tengkurap di kaca depan mobil Nissan Navara NP300 untuk mengambil gambar wajah wali kota tersebut saat melakukan sosialisasi dengan keliling jalan raya, dan kawasan perumahan.

Sontak video itu menjadi sorotan, terutama resiko videographer tersebut. Karena dianggap melanggar keselamatan saat berada di jalan raya, dan membahayakan nyawa orang lain. Meskipun ada beberapa orang yang memegangnya saat proses syuting.

Padahal, pengambilan gambar tersebut jika diperhatikan masih bisa diakali menggunakan kamera mini, atau action camp yang ditempel di atas atap mobil, sehingga tidak perlu memegang kamera DSLR.

 

Share :
Berita Terkait