Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Musim Hujan, Awas Mobil Bisa Berkarat Jika Tidak Melakukan Hal Ini

Tren mobil karatan.
Sumber :
Ist

100kpj – Memiliki mobil dengan bodi yang mengkilap tentu menjadi impian semua orang. Namun tidak cukup mudah untuk memiliki kondisi tersebut, karena banyak faktor yang membuat cat kusam hingga muncul baret-baret halus.

Bahkan jika mobil kerap diparkir di luar ruangan akan menimbulkan masalah lain. Bukan sekadar noda atau jamur, tapi akan muncul karat. Terlebih sering diguyur hujan, otomatis jika tidak ditangani dengan benar bisa terjadi korosi.

Dodge Charger Berkarat

Aftersales Division Head Toyota Auto2000, Nur Imansyah mengatakan, salah satu pemicu karat mudah tumbuh karena kandungan mineral tinggi pada air laut. Maka jika tinggal di kawasan pesisir pantai harus lebih ekstra untuk perawatan.

Selain itu, menurutnya air hujan juga mengandung mineral dan tingkat keasaman yang tinggi. Terutama di wilayah perkotaan dengan polusi tinggi. Sehingga untuk mencegah terjadinya korosi di bodi mobil tetap perhatikan kebersihannya.

“Jangan pernah remehkan karat, begitu terdeteksi butuh tindakan segera agar tidak menjalar, dan merusak bodi mobil,” ujar Nur Imansyah dalam keterangaan resminya, Kamis 18 Februari 2021.

Selain itu, penyebab lain timbulnya karat karena pemiliknya abai melakukan perbaikan mobil saat ada salah satu bagian di bodi yang rusak akibat benturan. Sebab jika catnya sudah terkelupas, potensi karat muncul cukup besar. 

“Termasuk kotoran seperti lumpur atau kotoran binatang yang dapat mengikis permukaan cat. Atau yang sepele, penggunaan alat mencuci mobil seperti sikat kawat atau cairan pembersih yang terlalu kuat dapat mengikis lapisan cat atau anti karat,” tuturnya.

Berdasarkaan keterangan jaringan diler Toyota tersebut, kunci untuk mencegahan proses korosi di bodi mobil menjaga kebersihanya. Di tengah kondisi cuaca tidak menentu seperti sekarang, mobil harus sesering mungkin dicuci.

Selain itu pastikan sisa air hujan, dan kotoran tidak menempel pada beberapa bagian mobil. Menurutnya area kolong, celah dan sambungan di mobil merupakan bagian paling rawan karat, sehingga perlu dipastikan kondisi kering, dan tidak lembab.

“Mobil yang pernah terlibat kecelakaan sehingga bodi baret atau penyok, segera diperbaiki dan jangan menunggu terlalu lama dengan alasan untuk menghemat biaya asuransi atau belum sempat,”.

 

Berita Terkait
hitlog-analytic