Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Lebih Kencang Mana: Motor KTM atau Honda yang Dikendarai Marquez?

Pol Espargaro
Sumber :

100kpj – KTM tampil dominan di MotoGP musim ini. Bahkan, pada seri terakhir di sirkuit Red Bull Ring, Austria, mereka menempatkan dua pembalapnya di urutan tiga besar. Lantas, benarkah motor KTM sedemikian kencang?

Pol Espargaro mengatakan, motor KTM RC16 mengalami kemajuan pesat dari segi kecepatan dan akselerasi. Namun, hal itu belum benar-benar teruji sebelum pembalap terbaik saat ini, Marc Marquez, kembali ke lintasan.

"Saya tidak ingin menjadi negatif. Saya selalu positif, tetapi orang terbaik di grid tidak ada di sini. Saya ingin membandingkan dengan yang terbaik. Dia tidak ada di sini dan saya tidak tahu apa yang akan dia lakukan karena (Takaaki) Nakagami cukup cepat dengan Honda 2019. Biasanya Marc lebih cepat darinya," ujarnya dikutip dari Crash.

"Kami (KTM) sangat bagus, ini benar. Apakah kami sebagus kelihatannya? Ini pertanyaan saya dan saya tidak tahu. Saya ingin menjalani lebih banyak balapan. Di Jerez kami tidak sebagus di Republik Ceska dan di Austria. Jadi saya hanya ingin sedikit tenang dan tetap tenang,” tambahnya.

Marc Marquez

Espargaro menambahkan, saat ini pembalap KTM yakin jika kendaraannya merupakan yang terkencang di MotoGP. Namun, ketika bertemu dengan Marc Marquez di lintasan yang sama, mungkin anggapan tersebut bakal berubah.

"Bagi kami, itu jauh lebih baik. Sebenarnya, saya tidak merasa kami telah mengubah begitu banyak hal untuk menjadi sebaik kita sekarang. Saya masih tidak percaya bahwa kami begitu cepat," tegasnya.

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro

Rossi sebut motor KTM kencang

Pembalap Yamaha asal Italia, Valentino Rossi sempat mengutarakan ketakjubannya pada motor RC16 yang dikendarai pembalap KTM. Kata dia, tunggangan tersebut sangat kencang. Sehingga, ketika mereka sudah berada di depan, sulit sekali mengejarnya.

“KTM mengerikan, motornya sangat cepat. Saya pikir mereka adalah favorit di MotoGP. Ini bakal menjadi musim yang berat,” kata Rossi.

Berita Terkait
hitlog-analytic