Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Vinales Resmi Pamit, Bos Yamaha: Kami Memang Sebaiknya Berpisah

Maverick Vinales
Sumber :

100kpjMaveric Vinales akhirnya resmi pamit dari tim pabrikan Yamaha di MotoGP. Kabarnya, dia merasa tak nyaman dan berniat mencari pelabuhan baru. Lantas, bagaimana tanggapan petinggi tim mengenai hal ini?

Disitat dari The Race, Vinales pamit dengan Yamaha usai MotoGP Jerman, dua pekan lalu. Kala itu, dia melakukan pertemuan tertutup dengan petinggi tim, Lin Jarvis. Barulah usai MotoGP Belanda, pengumuman tersebut disampaikan kepada publik.

Pembalap Monster Yamaha, Maverick Vinales

Baca juga: Vinales Diam-diam Sepakat Gabung Aprilia

Lin Jarvis sebenarnya sedih berpisah dengan Vinales. Namun, setelah mendengar alasan sang pembalap, dia berkesimpulan, Yamaha dan Vinales memang sebaiknya berpisah saja.

“Dengan penuh kesedihan, kami mengucapkan selamat tinggal kepada Maverick Vinales di akhir tahun. Kami di tengah musim kelima bersama-sama. Selama bertahun-tahun, kami telah meraih banyak prestasi, serta menangani beberapa masalah,” ujar Lin Jarvis melalui keterangan resminya, dikutip Selasa 29 Juni 2021.

“Setelah GP Jerman, yang mana merupakan akhir pekan paling sulit pada kerja sama, kami berdiskusi di Assen. Kami menyimpulkan jika lebih baik kedua belah pihak untuk berpisah di masa depan,” tuturnya.

Maverick Vinales. Foto: GPone.

Meski telah berpamitan, namun Yamaha berjanji bakal tetap mendukung usaha Vinales di sisa kompetisi musim ini.

“Yamaha akan berusaha maksimal, seperti biasa, demi memberikan dukungan maksimum kepada Maverick. Kami ingin mengakhiri musim sebaik mungkin,” terangnya.

Vinales Dikabarkan Gabung Aprilia

Pengamat sekaligus wartawan senior The Race, Simon Patterson memastikan, Vinales diam-diam telah menandatangani kontrak kerja dengan Aprilia. Bahkan, kata dia, sejumlah prosedur telah dilalui sang pembalap. Kini, Vinales telah resmi bergabung dengan tim tersebut.

“Vinales ke tim VR46 milik Rossi? Tidak benar. Biarkan saya meluruskan semuanya: dia telah resmi bergabung dengan Aprilia,” tulis Simon melalui akun media sosialnya.

Menariknya, melalui hasil investigasinya, Vinales pindah ke Aprilia bukan didorong dari keinginan pribadinya, melainkan ada faktor lain yang membuatnya harus mengambil keputusan tersebut.

“Satu hal yang bisa saya katakan dengan yakin, Maverick Vinales pindah ke Aprilia bukan atas dasar keinginan dan pilihannya. Namun, dia harus melakukannya karena hal itu diyakini sebagai keputusan terbaik,” kata Simon.

Berita Terkait
hitlog-analytic