Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Kenang Indonesia, Valentino Rossi: Negaranya Panas Banget!

Valentino Rossi. Foto: Motorsport.
Sumber :

100kpj – Pembalap Petronas Yamaha asal Italia, Valentino Rossi turut mengomentari Sirkuit Mandalika, Lombok, yang bakal menggelar kompetisi MotoGP musim depan. Dia mengatakan, secara geografis, lintasan tersebut unik. Sebab, lokasinya berdampingan dengan laut.

Namun, kata Rossi, pembalap mungkin bakal kesulitan saat bertarung di sirkuit tersebut. Sebab, saat masih muda, dia pernah balapan di Indonesia. Kala itu, dia merasa kelimpungan lantaran cuacanya yang sangat panas.

"Seperti yang Anda bilang, begitu banyak tantangan pada sirkuit ini. Karena cuaca di Indonesia sangat panas. Saya turun balapan di Indonesia pada tahun 1996 dan 1997, saya ingat cuacanya lebih panas dari Malaysia," ujar Rossi saat diwawancara salah satu televisi swasta.

Valentino Rossi dan Penggemarnya.

Baca juga: Ditanya Peluang Tampil di MotoGP Mandalika 2022, Begini Jawaban Rossi

Menariknya, Rossi berkelakar, seandainya pembalap kepanasan saat bertarung di sirkuit Mandalika, maka mereka bisa langsung melompat atau menyeburkan diri ke laut di dekat lokasi.

"Jadi ini akan sangat sulit. Terlebih lagi trek akan sangat dekat dengan laut. Jika sangat terik, maka kita bisa langsung terjun ke laut," senyum juara dunia sembilan kali tersebut.

Lebih jauh, Rossi mengaku sudah melihat penampakan sirkuit melalui gambar dan video yang beredar. Menurutnya, lintasan sepanjang 4,31 kilometer tersebut memiliki tikungan menarik untuk pembalap beradu salip.

"Menurut saya ini akan menjadi sirkuit yang sangat menarik. Saya sudah melihat tata letaknya, dan video lintasannya. Terlihat ada beberapa tikungan untuk melaju cepat.”

"Itu akan menyenangkan untuk balapan. Tapi untuk memahami sirkuit secara keseluruhan, trek harus selesai lebih dahulu. Dan saya turun langsung dengan motor untuk mencobanya," kata dia.

sirkuit Mandalika

Hanya saja belum diketahui apakah Valentino Rossi bisa tampil di MotoGP Indonesia atau tidak. Sebab, kontraknya bersama Petronas Yamaha SRT bakal habis di pengujung musim ini.

Berita Terkait
hitlog-analytic