Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Lorenzo Kembali Buka Borok Rossi di MotoGP, Kali Ini Keterlaluan!

Jorge Lorenzo. Foto: Crash
Sumber :

100kpj – Mantan pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo kembali mengkritik performa Valentino Rossi sepanjang musim ini. Lorenzo beranggapan, Rossi bukan hanya kehilangan sentuhan, melainkan juga kehilangan insting di lintasan.

Disitat dari Corsedimoto, Lorenzo merasa, masa jaya pembalap berjuluk The Doctor tersebut sejatinya sudah usai. Kini, jangankan menang, bersaing di urutan terdepan saja rasanya sulit untuk Rossi.

Baca juga: Geram Dipaksa Pensiun, Rossi Berdalih: Saya Cuma Enggak Cepat Aja Kok

Rossi Jatuh di MotoGP Portugal. Foto: Motorsport.

Itulah mengapa, jika belum mau pensiun dan tetap ingin membalap di MotoGP, Rossi diminta bisa meningkatkan kualitasnya. Sebab, kompetisi tersebut bukan ajang bersenang-senang, melainkan tempat atau arena memerebutkan gelar juara. 

"Saya mengharapkan peningkatan besar dari Valentino Rossi, karena tahun lalu dia hanya meraih satu-satunya podium selama semusim di Jerez," ujar Jorge Lorenzo, dikutip Kamis 6 Mei 2021.

"Namun, sekali lagi, dia kehilangan poin. Dia disalip pembalap (dengan kualitas) seperti Iker Lecuona yang berada di belakangnya," lanjutnya.

Lorenzo melihat, ada yang berubah dari cara membalap Rossi di lintasan. Jika dulu dia selalu kencang dan akurat, kini pembalap 42 tahun itu lambat dan terkesan serampangan.

"Valentino adalah salah satu pembalap yang paling akurat. Sekarang, dia tidak hanya lambat, tetapi juga tidak tepat di lintasan," terangnya.

Pengakuan Rossi soal Performanya yang Turun

Rossi menekankan, karakteristik ban menjadi penyebab utama mengapa dia kedodoran sepanjang musim ini. Bahkan, saking seringnya mengeluhkan hal tersebut, pembalap Yamaha itu sampai merasa bosan.

“Saya tidak suka bicara tentang kondisi ban, katakanlah itu sangat soft untuk saya. Sayangnya, saya tak bisa menolak, karena itu berlaku untuk semua pembalap di MotoGP dan saya perlu beradaptasi.”

“Hanya saja saya menjadi kurang nyaman saat balapan, saya berjuang memertahankan akselerasi, dan kecepatan menjadi masalah besar. Saya tahu bertarung merebutkan juara bukan pekerjaan mudah. Namun, saya harus bisa lebih cepat,” urai Rossi.

Valentino Rossi. Foto: Motorsport.

Namun demikian, sebagai pembalap, Rossi tak boleh terus-terusan mengeluh. Pembalap asal Italia itu mengaku terus berusaha adaptasi. Perlombaan berikutnya yang berlangsung di sirkuit Le Mans, Prancis bakal menjadi pembuktiannya.

“Ini adalah permasalahan antara saya dan motor (Yamaha) M1. Kini, saya sepertinya menemukan hal baru untuk membuatnya berkembang dan melaju lebih baik.”

“Tentu saja saya senang, karena saya perlahan bisa menyesuaikan diri dengan motor ini. Akan tetapi, segalanya baru bisa dibuktikan (saat balapan) di Le Mans nanti,” kata dia.

Berita Terkait
hitlog-analytic