Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Rossi Stres Usai Gagal Total di MotoGP Qatar

Valentino Rossi. Foto: GPone.
Sumber :

100kpj – Pembalap Petronas Yamaha asal Italia, Valentino Rossi mengaku stres usai gagal total di MotoGP Qatar, akhir pekan kemarin. Rossi yang start dari posisi keempat harus puas menyudahi perlombaan di urutan ke-12.

Disitat dari GPone, Rossi mengatakan, sebelum perlombaan dia mengaku percaya diri bisa menuai hasil memuaskan di seri pertama tersebut. Namun, saat perlombaan, dia mengalami masalah terhadap bannya. Itulah mengapa, dia terlihat seperti kedodoran menjelang akhir balapan.

“Saya sebenarnya berharap lebih, terutama usai hasil kualifikasi yang baik. Namun, beberapa lap saat perlombaan dimulai, saya kesulitan dengan kondisi ban. Jadi, untuk alasan tertentu, saya terlihat stress karena itu mengganggu performa saya,” ujarnya dikutip Rabu 31 Maret 2021.

“Saat itu, posisi saya langsung merosot. Saya telah berusaha semaksimal mungkin, tapi saya tak bisa meraih apa yang sebelumnya saya harapkan,” lanjutnya.

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi

Baca juga: Pantas Rossi Tampil Buruk di MotoGP Qatar, Ternyata Ini Sebabnya

Lebih jauh, Rossi mengaku bingung dengan ban yang dia gunakan di seri pertama tersebut. Sebab, apapun jenisnya—baik soft maupun hard—dia tetap saja merasa kesulitan.

“Kembali kepada ban. Kemarin (sehari sebelum balapan) saya telah mencoba ban dengan jenis hard, namun saya tidak terlalu cepat. Itulah mengapa, saya memilih ban soft, namun hasilnya sama saja,” tegasnya.

Valentino Rossi. Foto: Motorsport.

Saat ditanya mengenai kesiapan menghadapi seri kedua, Rossi enggan bicara banyak. Namun yang jelas, dia berniat mengadakan rapat besar untuk membicarakan permasalahan tersebut.

“Seperti yang telah saya katakan, saya merasa sangat stres dengan kondisi ban, gripnya kerap kali hilang. Itu masalahnya. Saya dan tim bakal mengadakan rapat besar untuk mencari solusi dari permasalahan ini,” kata Rossi.

Berita Terkait
hitlog-analytic