Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Kacau! Masih Cedera Parah, Marc Marquez Sudah Diminta Kembali Balapan

Marc Marquez cedera
Sumber :

100kpj – Bos Dorna Sport selaku penyelenggara MotoGP, Carmelo Ezpeleta meminta pembalap Repsol Honda, Marc Marquez kembali membalap musim depan. Sebab, menurutnya, kehadiran Marquez di sirkuit membuat persaingan lebih menarik.

Namun, permintaan Ezpeleta itu terkesan memaksakan. Mengingat, hingga kini, cedera Marc Marquez belum sepenuh pulih, bahkan cenderung masih parah.

“Marc mesti melakukan apa yang seharunysa dilakukan, dan dia tidak perlu khawatir tentang apa pun. Tentu saja, kehadirannya di sana (Qatar) berarti penting. Namun, saya tidak mau memberi tekanan tambahan,” ujar Carmelo Ezpeleta, dikutip dari AS, Jumat 5 Februari 2021.

Marc Marquez dan Kru. Foto: Getty Images.

Baca juga: Kasihan Betul Marc Marquez, Ramai-ramai Dituding Tukang Ngibul

Kendati dinilai terlalu memaksa, namun Ezpeleta yakin Marc Marquez bisa melakukannya. Selain bersungguh-sungguh pulih, kata dia, pembalap berjuluk The Baby Alien itu juga memiliki tubuh yang kuat dan tahan banting.

“Saya berbicara secara rutin dengannya dan melihat Marc dalam kondisi bagus serta kuat. Dia fokus pada program pemulihan dan tidak terlalu memperhatikan kalender,” imbuh pria berpaspor Spanyol tersebut.

Diketahui, Marquez mengalami cedera fracture humerus atau lengan kanan setelah jatuh di sirkuit Jerez, Spanyol, awal musim lalu. Dia kemudian menjalani operasi tahap pertama sebagai upaya pemulihan. Namun, empat hari pascaoperasi, dia memaksakan diri kembali ke lintasan.

Marc Marquez jatuh dari motor

Imbasnya, plat fiksasi di tulang humerusnya patah dan harus naik ke meja operasi lagi untuk menjalani pembedahan kedua. Sayangnya, tak ada hasil yang terlihat. Sehingga, mau tak mau, dia dan Honda sepakat menggelar operasi ketiga untuk pencangkokan tulang.

Belakangan, Marquez sudah diperbolehkan pulang ke rumah untuk menenangkan diri. Namun, Repsol Honda masih terus memantau sejumlah kegiatannya. Termasuk larangan untuk tidak mengerjakan aktivitas berat dan berisiko.

Baca juga: Honda Interogasi Marc Marquez Usai Dituding Bohong, Dorna: Itu Hoax!

Berita Terkait
hitlog-analytic