Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

Marc Marquez Masih Jadi Favorit Juara di MotoGP 2021

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, di MotoGP San Marino
Sumber :

100kpj – Pembalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez masih menjalani proses pemulihan usai operasi tahap ketiga. Kabarnya, Marquez harus absen di beberapa seri awal MotoGP 2021. Lantas bagaimana peluangnya di kompetisi musim depan?

Manajer tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio mengatakan, meski anak didiknya, Joan Mir menjuarai MotoGP musim lalu, namun peta persaingan di musim depan diyakini bakal berubah total. Apalagi, kata dia, seandainya Marquez bisa sembuh lebih awal dan terlibat penuh pada MotoGP 2021.

Baca juga: Cal Crutchlow Ungkap Satu-satunya Pembalap yang Bisa Kalahkan Marquez

Marc Marquez

Bukan hanya menjadi ancaman utama, pembalap berjuluk The Baby Alien itu disebut-sebut juga menjadi referensi atau percontohan untuk pembalap muda lainnya. Marc Marquez, menurut Brivio, merupakan yang terbaik di kejuaraan balap tersebut.

“Marc Marquez masih yang terkuat. Dia masih menjadi referensi bagi semua orang. Ini akan menarik untuk MotoGP saat dia kembali," ujar Brivio, disitat dari Speedweek, Senin 4 Januari 2021. 

"Saya percaya dan saya berharap untuk pertunjukan dan olahraga, bahwa Marc, segera setelah dia kembali, harus menghadapi lebih banyak pesaing atau melakukan upaya yang lebih besar untuk mendapatkan mahkota," sambungnya.

Marc Marquez jatuh dari motor

Diketahui, Marquez mengalami cedera fracture humerus atau lengan kanan setelah jatuh di sirkuit Jerez, Spanyol, awal musim lalu. Dia kemudian menjalani operasi tahap pertama sebagai upaya pemulihan. Namun, empat hari pascaoperasi, dia memaksakan diri kembali ke lintasan.

Imbasnya, plat fiksasi di tulang humerusnya patah dan harus naik ke meja operasi lagi untuk menjalani pembedahan kedua. Sayangnya, tak ada hasil yang terlihat. Sehingga, mau tak mau, dia dan Honda sepakat menggelar operasi ketiga untuk pencangkokan tulang.

Kini, Marquez sudah berada di rumahnya. Namun, Repsol Honda masih tetap memantau sejumlah kegiatannya. Termasuk, larangan untuk tidak mengerjakan aktivitas berat.

Berita Terkait
hitlog-analytic