Home Motor Mobil Klub & Modif Sirkuit Tips & Trik Indeks

JD Power: Mitsubishi Jadi Merek Mobil Paling Puaskan Pelanggan di RI

Mitsubisihi JD Power
Sumber :

100kpj – Demi mendapat kepuasan dari konsumen soal layanan penjualan, tiap produsen mobil memiliki strategi masing-masing. Salah satunya memperbanyak jaringan diler atau menawarkan produk-produk yang menarik, sesuai kebutuhan pasar.

Cara tersebut juga sudah diterapkan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebagai distributor resmi mobil Mitsubishi, dan membuahkan hasil. MMKSI meraih penghargaan sales statisfcation index dari J.D Power. 

President Director PT MMKSI, Naoya Nakamura mengatakan, penghargaan sales satisfaction index dari J.D Power melibatkan semua merek kendaraan di Indonesia. Penghargaan ini merupakan kali keempat yang didapat Mitsubishi, yakni pada 2013, 2015, 2017 dan tahun ini.

"Penghargaan ini juga memotivasi kami untuk lebih meningkatkan dalam menyediakan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan kami di Indonesia. Dan kami memiliki rencana pengembangan dan peningkatan pelayanan lebih lanjut dalam waktu dekat," ujarnya di Jakarta, Senin 25 November 2019.

Xpander Cross

Berdasarkan studi kepuasan penjualan yang dilakukan J.D Power tersebut, Mitsubishi meraih peringkat tertinggi di antara brand lain, dengan skor 835 poin dari 1.000 poin. Ada lima faktor yang dinilai oleh konsumen untuk kepuasan dan pengalaman pembelian kendaraan baru.

Penilaian yang didapatkan Mitsubishi untuk konsultan sales meraih 23 persen, fasilitas diler 23 persen, proses pengiriman 19 persen, penyelesaian kesepakatan 19 persen. Untuk proses penyelesaian dokumen, merek mobil berlogo Tiga Berlian itu meraih nilai terendah, yakni 16 persen.

Director of Sales and Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro mengatakan, selain faktor diler yang mempengaruhi proses administrasi, ada juga faktor eksternal. Karena penyelesaian dokumen juga melibatkan beberapa pihak, salah satunya Kepolisian.

Diler Mitsubishi Jagakarsa

“Kami terus membantu proses tersebut. Seperti uji tipe, atau ekstermal registrasi balik nama jadi lebih cepat. Tapi bukan berarti skor itu (16 persen) lambat, tapi itu rata-rata industri, memang ada yang lebih cepat tapi kami terus memperbaiki,” tutur Irwan.

Untuk mendapatkan penilaian tersebut, lembaga studi asal Singapore itu melibatkan 2.786 konsumen atau responden. Mereka dipilih berdasarkan waktu pembelian, servis atau perbaikan kendaraan dalam rentang waktu Februari 2018 sampai Juni 2019. (re2)

Berita Terkait
hitlog-analytic