100kpj – Kebiasaan memanaskan mesin sebelum motor digunakan, tak hanya berlaku untuk motor berukuran kecil, seperti matik atau bebek saja, tapi juga untuk motor gede seperti Harley Davidson. Hanya saja, cara memanaskan mesin antara keduanya berbeda.
Tak seperti motor kebanyakan, pemanasan mesin Harley dilakukan dengan cara memacu kendaraan. Tak hanya diam di tempat dan memaikan gas saja.
Teknisi diler motor gede Big Bike 60 di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Taufik menyampaikan, bahwa sistem sirkulasi oli di motor ukuran besar tak sama dengan motor lainnya. Sehingga cara memanaskannya juga berbeda.
“Memanaskan motor Harley tak bisa hanya menyalakan mesin saja, lalu diam di tempat. Minimal harus dibawa muter beberapa menit. Supaya ada penarikan tuas dan kerja gas,” ungkapnya, Selasa 2 April 2019.
Selanjutnya, dia menjelaskan bila pemanasan mesin dengan cara tersebut, sangat disarankan bagi pemilik Harley yang jarang membawa keluar motornya.
“Ini berlaku untuk orang yang jarang touring. Minimal seminggu sekali harus dibawa muter. Soalnya, kalau gak dibawa jalan, oli tak bersirkulasi. Kelistrikan tak bekerja sempurna,” tambahnya.
Soal oli, ia juga menyampaikan, bahwa sebaiknya pelumas mesin tersebut rutin diganti, minimal 4.000 Km sekali. Ongkos yang diperlukan untuk mengganti oli adalah sekitar Rp800-Rp900 ribu.
“Umumnya setiap 4.000 Km sekali. Tapi ada juga yang ganti setiap pulang touring, meski jaraknya cuma ratusan kilometer. Soal harga, perliter (oli) Rp200-250 ribu. Satu motor perlu empat liter, jadi tinggal dihitung saja,” kata dia.
(Laporan: Septian Farhan Nurhuda)