100KPJ

Kasus Doping Bikin Iannone Absen di Tes MotoGP Sepang

Share :

100kpj – Andrea Iannone akan menjalani sidang banding pada 4 Februari 2020. Alhasil, dengan begitu pembalap asal Italia tersebut bakal melewatkan tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia.

FIM mendapat laporan dari lembaga peneliti World Anti-Doping Authorities (WADA) di Jerman, yang mengambil sampel urine Iannone pada tes doping yang dilakukan FIM pada MotoGP Sepang, November lalu.

Iannone akhirnya dinyatakan terbukti memakai doping, dengan adanya temuan zat terlarang dalam sampel urine Iannone yang diambil usai gelaran MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang. Pembalap berusia 30 tahun itu pun dijatuhi sanksi.

Baca Juga: Uang Elektronik Hilang, Pengguna Jalan Tol Bisa Kena Denda Rp1 Juta

Yakni, berupa larangan mengikuti kompetisi balap motor apa pun sampai pemberitahuan selanjutnya.  Namun, Iannone menegaskan dirinya tak bersalah.

Pembalap Aprilia itu meyakini bahwa kandungan steroid anabolik, zat yang terlarang, dikonsumsi secara tidak sengaja melalui makanan namun asumsi itu dipatahkan oleh pendapat para ahli. Media-media Italia melaporkan sampel urine kedua Iannone juga mengandung doping serupa meski kadarnya tidak sebanyak yang

Kini, Iannone akan menjalani sidang banding di Swiss pada awal bulan Februari. Artinya, Iannone mesti mendaftarkan orang-orang yang akan mendukung kasusnya selambatnya pada 31 Januari 2020.

Sedangkan tes pramusim pertama tahun ini akan dilangsungkan di Sepang pada 2 Februari. Iannone sudah pasti absen sekalipun Aprilia belum resmi mengonfirmasi.

Sementara itu, putusan sidang itu sendiri baru akan dirilis dalam 1,5 bulan setelah gelar perkara. Diyakini, bila Iannone sebenar hanya menginginkan pengurangan hukuman apalagi MotoGP 2020 akan dimulai pada Maret di Qatar.

Dengan absennya Iannone, Aprilia kemungkinan akan memakai pembalap penguji Bradley Smith di tes Sepang, berduet dengan Aleix Espargaro.

Share :
Berita Terkait