100KPJ

Siapakah Ahli Strategi di MotoGP, Valentino Rossi atau Marc Marquez?

Share :

100kpj – Marc Marquez (Repsol Honda) memenangkan dua belas balapan dalam perjalanannya meraih gelar dunia yang kedelapan pada musim 2019, selain itu pebalap asal Spanyol ini pun selalu naik podium di setiap seri, hanya di Amerika Marquez tidak meraih podium karena terjatuh saat memimpin balapan. 

Menurut manajer tim Repsol Honda, Alberto Puig, sosok Marquez selalu melihat peluang untuk menang. Jika tidak ada peluang maka pembalap harus mengendalikan balapan dari belakang dan harus cepat untuk memutuskan keputusan tepat.

"Marquez melakukan pekerjaan yang sempurna, sudah menjadi kebiasaan bagi Marquez untuk tampil 100% di tiap seri balapan, buktinya dia hanya gagal di Amerika. Hal itu terjadi sehingga Marc tidak punya kesempatan menerapkan strateginya di sana," ungkap Alberto Puig, yang dilansir dari Speedweek.

Baca juga: https://www.100kpj.com/sirkuit/4397-menang-terus-sebenarnya-yang-hebat-marquez-atau-motornya

Bahkan ketika kalah dengan Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) di tikungan terakhir di Qatar dan Austria, dan kalah dari Alex Rins (Suzuki Ecztar) yang finish beberapa meter di depannya, mungkin itu adalah sebuah strategi dari pebalap berusia 26 tahun karena di panggung MotoGP hanya Marquez yang mampu mendominasi podium satu dan dua.

“Marquez memiliki strategi terbaik, itu sudah pasti,” ujar rekannya sesama Honda, Cal Crutchlow. Bahkan rider asal Ceko, Karel Abraham mengungkapkan bahwa dirinya percaya bahwa banyak balapan yang dimenangi oleh Marquez sesuai dengan strateginya.

Sementara Marquez sendiri menilai bahwa dirinya tidak strategi yang terbaik. Pembalap yang punya nomor start 93 ini menilai bahwa timnya yang memiliki strategi terbaik, yang mampu membuat dirinya selalu memenangkan balapan.

Share :
Berita Terkait