100KPJ

Diduga Terima Suap Polantas Kabur, Gorengannya Ketinggalan

Share :

100kpj – Praktek suap yang diduga dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas di pos polisi Gurindam 7, Pekanbaru menjadi sorotan. Seorang pelanggar lalu lintas mengaku kesalahannya diringankan oleh petugas, sehingga pelanggar tersebut membayar denda yang lebih sedikit.

Di dalam video yang diunggah oleh channel YouTube Benni Eduward memperlihatkan, seorang petugas yang terlihat seolah sedang memberikan peluang kepada pelanggar, "Kalau mau nilang ya nilang aja, kayak ngasih-ngasih peluang, harusnya tulis terus jalan, cari lagi pelanggar, tulis jalan tulis jalan, biar uangnya ngalir ke negara," ucap perekam video.

Setelah pelanggar keluar dari pos, warga yang merekam video menghampiri pelanggar yang sudah keluar dari pos polisi untuk mengkonfirmasi, pelanggar tersebut bilang dia membayar Rp100 ribu kepada polisi, tapi setelah dikonfirmasi kembali lewat telepon ternyata pelanggar membayar Rp250 ribu.

Hal tersebut diceritakan oleh ayahnya pelanggar yang pada saat proses pembayaran tilang juga berada di lokasi, "Jadi bapak ini banyak kena nih pak, kalau dua pasal saja kena sekitar Rp500 ribuan, nih bapak nih banyak kena pasal nih, jadi sekarang nih bagaimana nih pak? Kalau enggak saya bantu saja, bapak pilih lah di sini, saya bantu," ungkap ayah pelanggar menurukan bicara petugas.

Lebih lanjut ayah pelanggar menceritakan apa yang diungkapkan oleh petugas, saya ringankan, kalau sebanyak ini nanti bapak repot juga nih bayar nanti, jadi bapak tinggal pilih saja, yang mana yang ringan. Saya kasih tunjuk saja lah, anak bapak sudah pasti tak punya SIM, jadi bapak ambil ini saja lah, dendanya Rp250 ribu, jadi yang lainnya tak usah saya masukkan, nanti kalau yang lainnya dimasukkan berat nanti bapak bayarnya.

"Jadi sekarang kalau pengadilan sudah tidak ada lagi, sekarang harus di bank bayarnya. Bapak mau bayar di bank aatau bagaimana, bisa juga saya bantu. Masalahnya orang ada juga orang yang titip sama saya, okelah saya bantu, jadi tadi tak punya SIM ya sudahlah itu saja yang dibayar," beber petugas yang diceritakan oleh ayah pelanggar.

Share :
Berita Terkait