100KPJ

Penjualan Mobil di Dunia Semakin Merosot Tajam

Share :

100kpj – Penjualan mobil di dunia tengah lesu dan diperkirakan akan mengalami penurunan yang sangat tajam. Untuk 2019, diperkirakan penjualan mobil global bakal turun sekian 3,1 juta unit.

Sebagaimana yang dilansir dari ETAuto, penurunan itu menjadi lebih besar dari 2018. Itu berdasarkan tim ekonomi Fitch Ratings yang mengutip data International Organisation of Motor Vehicle Manufacturers.

Tak ayal, perlambatan penjualan mobil itu berkontribusi pada hambatan pada manufaktur global. Pada 2018, penjualan mobil penumpang secara global tercatat sebanyak 80,6 juta unit, turun dari 81,8 juta unit pada 2017.



Pada 2019, diperkirakan penjualannya turun 4% lagi menjadi sekitar 77,5 juta unit. China sebagai pasar mobil terbesar dunia mengalami penurunan penjualan.

Di Negeri Tirai Bambu tersebut penjualan mobil turun 11% selama Januari-Oktober 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Itu menjadi faktor utama dalam penurunan penjualan mobil baru secara global tahun ini. Brian Coulton, chief economist Fitch Ratings menilai lemahnya pertumbuhan kredit, kenaikan penjualan mobil bekas dan standar emisi baru yang semakin ketat membuat penjulan mobil baru di China tertekan.

Tak cuma China, Amerika Serikat juga mengalami kesulitan. General Motors, Ford dan Honda mengurangi produksi mobil karena pasar yang melemah.

Negara lain yang mengalami penurunan penjualan mobil adalah Brasil, Rusia, dan India. Eropa Barat diperkirakan mengalami penurunan juga.

"Meskipun kami tidak melihat penurunan tajam lebih lanjut dalam manufaktur global pada tahun 2020, prospek otomotif menunjuk pada stabilisasi yang terbaik daripada rebound tajam," kata Coulton.

Share :
Berita Terkait