100KPJ

Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Penjualan Angkutan Berat akan Bertumbuh

Share :

100kpj – Setelah melakukan kajian struktur tanah dan dampak ekonomi, Presiden Joko Widodo akhirnya resmi mengumumkan Ibu Kota Indonesia yang baru pindah dari DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur. 

“Lokasi Ibu Kota baru yang paling ideal adalah di sebagaian Kabupaten Penaham Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara provinsi Kalimantan Timur,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Senin 26 Agustus 2019.

Meski Jakarta dianggap menjadi penyumbang penjualan mobil terbesar, namun dengan pindahnya Ibu Kota tersebut, PT Toyota Astra Motor merasa tidak khawatir. Seperti disampaikan Marketing Direktur PT TAM, Anton Jimmi Suwandy.

“Kami selalu mendukung kebijakan pemerintah selama itu baik untuk masyarakat. Bagi kami tidak ada masalah, karena seperti negara lain di mana pusat bisnis dan pemerintahan beda tempat,” ujarnya baru-baru ini.

Sementara itu, menurut Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan tidak langsung mengubah pola pembelian. Meski di awal ada dampaknya, namun tapi tidak terlalu signifikan.

Soerjo menjelaskan, karena baru menjadi Ibu Kota otomatis di Kalimantan gencar pembangunan infrastruktur. Dengan begitu kendaraan berat akan bertumbuh penjualannya, setelah itu pasar mobil penumpang baru terbentuk.

“Kalau jalanan sudah baik pasti dibutuhkan mobil pribadi. Para pejabat industry akan memerlukan kendaraan, jadi saya rasa akan sama saja. Saya rasa itu hal positif,” katanya.

Share :
Berita Terkait