100KPJ

Usaha Keras Tim Balap Mobil Indonesia Bertahan Ribuan KM di Sepang Malaysia

Share :

Saat itu selang radiator mobil juga terlepas sehingga butuh waktu lama saat masuk pit stop kedua. Tak lama berselang, hujan pun turun cukup deras sehingga red flag dikibarkan dan seluruh pembalap kembali masuk ke pit lane.

Ketika hujan mulai reda, balapan pun berlanjut. Sialnya ketika hujan masalah pada sektor suspensi kembali menjadi momok.

Situasi ini membuat Hendra sebagai sebagai driver ketiga cukup kesulitan mempertahankan posisi.Ban tergerus lebih cepat karena strategi tyre management sulit dilakukan. Setiap tim hanya diberiktan jatah 16 official tyre sehingga strategi tyre management menjadi hal yang sangat krusial.

Setelah Hendra, kini berlanjut ke Sendy sebagai driver ke-4. Lap by lap terus berlanjut dengan keadaan yang tidak optimal. Namun di sisa dua stint terakhir tim mengambil keputusan kembali melakukan perbaikan sektor suspensi. Proses perbaikan dilakukan, sesi terakhir race diselesaikan oleh Rio SB.

Perbaikan instan berhasil dimanfaatkan Rio untuk kembali menekan ke posisi 21 di kelas SP2G atau posisi 52 overall sampai finish. Meski gagal meraih target, namun kejuaraan balap endurance S1K Sepang kali ini memberikan pembelajaran dan momen berharga bagi para pembalap Indonesia.

Ichsan mengatakan, bahwa pengalaman balap ketahanan itu pertama kali diikutinya, terutama di Malaysia dan Asia. Sebelumnya dia sudah mengikuti endurance 500 km MSF, namun hasilnya lebih baik dengan meraih podium finish di posisi 3 kelas 1800cc ultimate.

"Dalam event kali ini. Walaupun masih jauh dari hasil yang diharapkan, tapi untuk saya pribadi sudah menjadi pencapaian yang membanggakan," katanya.

Share :
Berita Terkait