100KPJ

Ini Penyebab Pembalap Gresini Racing Sangar di Kualifikasi Doang

Share :

Sementara Enea Bastianini yang sebelumnya start dari posisi 14, sudah bisa masuk ke rombongan pembalap terdepan.

Hanya beberapa lap, Ducati Desemosedici GP21 bisa membawanya memperbaiki posisi ke 7, sayang dirinya harus berhenti di lap 7.

Menurut Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) memahami kekecewaan Enea dan Diggia di GP Catalunya 2022.

“Padahal keduanya sudah berusaha bikin bangga Indonesia dengan Diggia start dari posisi lima, dan Enea mampu memperbaiki posisi hingga berada di rombongan terdepan di posisi tujuh. Beruntung keduanya tidak mengalami cidera usai insiden,” ujar Sri Adinegara.

Menghadapi seri berikutnya di GP Jerman pada 19 Juni mendatang, Sri Adinegara mengharapkan Enea dan Diggia dapat menunjukkan talentanya kembali untuk bisa mengumpulkan poin di Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

“Keduanya punya potensi untuk naik podium ganda dan saling bersaing untuk titel Juara Dunia MotoGP 2022 yang saat ini masih terbuka lebar. Semoga di GP Jerman mendatang, Enea dan Diggia bisa segera bangkit untuk kembali menguasai motor, agar dapat melihat mereka berada di podium dan bikin bangga Indonesia,” tambah Sri Adinegara.

Enea Bastianini saat ini masih berada di posisi tiga klasemen perebutan Juara Dunia MotoGP 2022, miliki 94 poin, terpaut 53 poin dari pemegang posisi puncak Fabio Quartararo. Adapun Fabio Di Giannatonio berada di posisi 21 dengan perolehan 8 poin.

Share :
Berita Terkait