100KPJ

Video Proses Pembangunan Sirkuit Mandalika, Dikit Lagi Beres?

Share :

Asphalt Mixing Plan (AMP) tetap menjadi menjadi primadona dalam produksi aspal sirkuit Mandalika, alat ini sudah menghasilkan total volume aspal yang mencapai 20 ribu ton.

Produk aspal yang dihasilkan pun sesuai dengan standar homologasi FIM, yakni aggregate lokal yang dicampur dengan produk aspal Shell untuk lapis pertama (AC base) dan aspal lapis kedua atau AC binder, serta Shell Cariphalte Asphalt Race Track untuk lapis terakhir atau suface SMA.

Selain pengaspalan ada juga beberapa pekerjaan lain yang dikerjakan secara bersamaan, hal tersebut dilakukan agar proses pembangunan sirkuit Mandalika lebih cepat rampung.

Saat melakukan inspeksi atau technical walk jelang homologasi sirkuit Mandalika, Loris Capirossi yang menjabat sebagai Dorna Race Direction Representative mengaku sangat terkesan dengan kemajuan pengerjaan sirkuit Mandalika yang begitu pesat, apalagi dilakukan dengan standar keselamatan yang digunakan.

"Saya sangat terkesan, saya sangat menyukai layout dan saya juga menyukai tempat ini. Kami benar-benar akan kembali kesini, karena kami mencintai Indonesia, dankami tahu bahwa masyarakat Indonesia sangat menyukai MotoGP. Itulah mengapa bagi kami mengunjungi Indonesia sama seperti Thailand, ini adalah tempat yang fantastik, perkembangan sirkuit begitu cepat," pungkas Capirossi yang juga mantan pembalap ini.

Share :
Berita Terkait