100KPJ

Pembalap Muda Indonesia Incar Podium MotoGP di ATC Qatar

Share :

Penantian panjang juga dirasakan Herjun Atna Firdaus. Minggu lalu, dirinya tak diperbolehkan membalap karena masih dalam pemulihan pasca-operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya. 

Pembalap asal Pati, Jawa Tengah, itu mengaku tak sabar segera bersaing dengan pebalap hebat lain dari penjuru Asia, begitu sudah mendapatkan lampu hijau dari tim dokter MotoGP.

”Jika sudah diizinkan, putaran kedua ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin mengejar ketertinggalan. Sebagai satu-satunya pebalap Indonesia yang sudah mengikuti ATC pada tahun-tahun sebelumnya, saya merasa semangat dan tekad ini sangat kuat untuk bisa kompetitif di barisan depan,” ujar Herjun.

Motivasi tinggi juga terus melekat pada pebalap Herlian Dandi dan Azryan Dheyo. Meski Dandi mampu masuk zona poin dan finish pada posisi ke-11 saat balapan kedua putaran pertama, raihan itu dirasa kurang memuaskan.

Dandi berharap mampu terus meningkatkan performa untuk semakin mendekat dengan barisan depan pada putaran kedua. Menjaga kebugaran dan mental menjadi prioritasnya saat ini.

Untuk Dheyo, hasil balapan minggu lalu menjadi bahan evaluasi dan memperkuat motivasi. ”Saya bertekad terus meningkatkan penampilannya. Setidaknya bertarung di zona poin atau bahkan bisa bersaing di grup depan,” pungkasnya.

Baca juga: Perjuangan Pembalap Indonesia untuk Meraih Podium MotoGP di ATC Qatar

Share :
Berita Terkait