100KPJ

Impresi Lengkap Honda CB150R Streetfire Baru untuk Penggunaan Harian

Share :

100kpj – Beberapa hari setelah diluncurkan, PT Astra Honda Motor atau AHM meminjamkan satu unit All New Honda CB150R Streetfire kepada redaksi 100KPJ untuk digunakan harian selama tiga pekan. Lantas, bagaimana impresi kami saat mengendarai motor naked-sport tersebut?

Saya—sebagai penguji kendaraan dan penulis—menggunakan All New Honda CB150R Streetfire untuk penggunakan harian di kawasan Jakarta, Bekasi, dan Depok. Pada mulanya, saya berpikir, motor sebesar itu hanya akan membuat pengendara lelah. Namun, nyatanya tidak demikian.

Baca juga: Baru Meluncur, Honda CB150R Streetfire Langsung Diganjar Diskon Gede

Bahkan, di sejumlah kesempatan, saya menggunakan All New Honda CB150R Streetfire untuk bepergian ke mini market, rumah makan, atau lokasi lain yang jaraknya dekat sekali dari rumah. Hal tersebut seakan membuktikan, kendaraan dengan tagline ‘Rule the Road’ tersebut nyaman digunakan sehari-hari.

Biar lebih jelas, berikut impresi kami setelah menjajal Honda CB150R Streetfire baru untuk penggunaan harian selama tiga pekan berturut-turut.

Posisi Berkendara

Saat pertama kali duduk di motor gagah tersebut, saya langsung merasa nyaman berkat desain setang barunya. Sebab, ukuran dan posisinya membuat tubuh merasa rileks—punggung tidak terlalu tegak, namun juga tidak membungkuk.

Saya yang memiliki tinggi badan 170cm bisa menapak sempurna saat menjejakkan kaki ke permukaan jalan. Sementara meski tangkinya berukuran lebih besar, namun ada lekukan di sisi kiri dan kanan yang memudahkan paha untuk mengapitnya.

Terlepas dari semua kelebihan itu, saya merasa posisi panel instrumen kendaraan terlalu menjorok ke depan, alias sedikit kejauhan. Akan tetapi, hal tersebut bisa dimaafkan berkat ‘gear position’ berukuran besar di layar yang memudahkan saya saat lupa mengganti gigi.

Handling

Seperti yang telah disinggung di awal, tubuh All New Honda CB150R Streetfire yang bongsor tidak membuatnya kaku atau sulit dikuasai di lintasan sempit dan ramai. Sebab, motor tersebut sangat ‘nurut’ saat diajak selap-selip di tengah macetnya jalan raya.

Selain itu, suspensi depan upside-down besutan Showa dengan tipe Separate Function Fork-Big Piston atau SFF-BP membuat pengalaman berkendara menjadi menyenangkan. Meski ayunannya tak terlalu empuk, namun masih tergolong nyaman, lantaran tak terasa bottoming atau jedak-jeduk saat melintasi medan berundak.

Bahkan, saya beberapa kali ‘menantang’ suspensi tersebut dengan melalui jalanan berlubang. Hasilnya, kenyamanan itu masih tetap ada, alias tidak hilang.

Performa dan Konsumsi BBM

Kendaraan yang diperuntukkan untuk konsumen pemula atau entry level tersebut menggunakan mesin DOHC 149cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 16,9 PS dan torsi puncak 13,8 Nm. Pembekalan tersebut disandingkan transmisi manual enam-percepatan.

Karakter mesin tersebut, menurut saya, sangat responsif di putaran bawah tengah. Sehingga nyaman digunakan untuk ‘stop and go’ harian. Selain itu, saya sama sekali tak merasa adanya suatu hentakan.

Sedangkan untuk konsumsi bahan bakar atau BBM, All New Honda CB150R Streetfire terbilang irit. Bahkan, dari sejumlah percobaan di jalan raya dalam kota, motor tersebut mampu menempuh 40,5 kilometer hanya dengan seliter bahan bakar.

Kesimpulan

Kita patut mengakui, banyak konsumen naked-sport yang membeli kendaraan untuk keperluan hobi, yakni touring bersama rekan seperminatan. Namun, Honda seakan mematahkan stigma tersebut. Mereka mampu menghadirkan motor bertampang gagah, moge-look, namun tetap nyaman digunakan harian.

Akan tetapi, ada sejumlah kekurangan kecil yang menurut saya cukup penting. Misalnya, komponen tangki yang terasa ‘kopong’ atau tak terlalu solid, dan hilangnya kick stater yang mestinya bermanfaat di momen tertentu.

Terlepas itu semua, All New Honda CB150R Streetfire tetap layak menjadi pilihan utama bagi konsumen yang hendak tampil beda dengan dana terbatas. Sebab, motor tersebut hanya dibanderol mulai Rp29,7 juta, on the road Jakarta.

Share :
Berita Terkait