100KPJ

Siksa Suzuki Ertiga Sport, Mencari Surga Tersembunyi di Jawa Barat

Share :

Sesekali mencoba 120 km per jam di jalan bebas hambatan, hanya butuh 3.000 rpm. Setiap tikungan di permukaan jalan yang rata kami lewati, meski agak terasa gejala limbung namun menjadi hal yang normal untuk sebuah MPV.

Mengingat jarak pijak terendah ke tanahnya terbilang tinggi, dan masih banyak ruang kosong di kabin. Saat keluar pintu Tol Sentul Selatan, kami mengarah ke Jungle Land, dan mulai melewati jalan rusak di pintu masuk Gunung Pancar.

Permukaan jalan yang berlubang, dengan penuh bebatuan kami lewati tanpa kendala. Meski banyak gundukan tinggi, berkat ground clearance 180 mili meter kolong mobil tetap aman tanpa terbentur batu besar, atau gundukan.

Ayunan suspensi saat melewati jalan rusak cukup nyaman, mungkin itu menjadi satu alasan kenapa saat permukaan jalan rata suspensi dirasa agak rigid. Saat mobil berhenti di tanjakan dengan kemiringan normal, dapat berhenti.

Tidak perlu menarik rem tangan, atau menekan pedal rem, mobil berhenti sendiri berkat fitur hill hold control saat tanjakan. Kami juga merasakan perubahan drastis pada Ertiga terbaru ketika melewati tanjakan yang sangat curam.

Meski berpenggerak roda depan, namun tidak ada selip sama sekali saat tankakan curam. Meski kami memposisikan tuas transmisi di L dengan putaran 2.200 rpm. Padahal jika diposisikan ke D sepertinya juga tidak ada masalah.

Share :
Berita Terkait