100KPJ

Ingin Punya Mobil Anti Peluru dan Bom, Syaratnya Bukan Cuma Uang

Share :

Lebih lanjut Hari menjelaskan, dengan spesifikasi khusus Mercedes-Benz enggak bisa sembarangan setuju dengan membuatkan mobil tersebut, meski konglomerat sekalipun. Jadi harus disetuji principal terlebih dahulu, dan pemerintah Jerman. 

“Karena pemerintah Jerman sangat ketat, perlu di audit. Takunya buat hal yang aneh-aneh misalnya teroris. Jadi kalau sudah tahu untuk pemerintah Indonesia, terutama kepala negara akan diverifikasi,” tuturnya.

Menurutnya sebagai agen pemegang merek hanya berwenang untuk menyampaikan langsung kepada principal. Artinya tidak bisa melayani pembelian secara pribadi jika ada masyarakat yang ingin memesan, jadi tetap mengikuti prosesudur. 

“Kalau harga pasti akan mengikuti spesifikasi. Bahan yang digunakan macam-macam dengan ketebalan baja atau pakai karbon Kevlar, kombinasi dengan bahan keramik,” katanya.

Diketahui, mobil anti peluru atau tahan dari serangan bom dan granat itu hanya dimiliki Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan Mercedes-Benz S600 Pullman Guard. Untuk saat ini jenama asal Jerman tersebut juga telah menghadirkan versi baru dari S600 untuk tunggangan Jokowi.

 

Share :
Berita Terkait