100KPJ

MG Motor Kian Perkuat Pasar China di Indonesia, Ancam Merek Jepang?

Share :

Wuling berada di posisi enam, setelah berhasil mendistribusikan kendaraan ke dealer sebanyak 22.343 unit dan membukukan penjualan retail 21.112 unit. Sedang DFSK berada di posisi 10 dengan penjualan sebanyak 3.857 wholesales, serta retail 3.260 unit.

Lantas, dengan tambahan satu nama lagi, mampukah merek China meruntuhkan dominasi Jepang yang sudah bertahan sejak lama? pengamat otomotif senior sekaligus pengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Pasaribu mengatakan, hal itu bisa saja terjadi, tapi tidak dalam waktu dekat.

“Secara kultural, konsumen di Indonesia memang masih terpaku pada produk Jepang, tapi perlahan mobil China mulai disukai. Merek-merek seperti DFSK, Wuling, Foday, Changan, dan merek baru lain tidak bersaing, mereka malah bahu-membahu membentuk branding,” ungkapnya melalui sambungan telfon.

“Coba lihat sekarang, mobil China yang sedemikian murah bisa punya tampilan dan fitur yang tergolong canggih,” tambahnya.

Selain itu, ia menambahkan, perusahaan mobil asal China juga mampu menciptakan hubungan baik dengan pemerintah melalui upaya pendirian pabrik di Indonesia. Bagi merek otomotif, hal tersebut dianggap perlu demi terciptanya ongkos produksi yang murah, sehingga daya beli masyarakat menjadi lebih tinggi.

Share :
Berita Terkait