100KPJ

Duh, Jet Rafale Incaran Menhan Prabowo Ternyata Pesawat Abal-abal?

Share :

"Saat kami memesan 200 pesawat Rafale untuk program 10 tahun hingga 15 tahun, AS memproduksi 3.000 pesawat," ungkap Longuet.

Saat Prabowo ingin memesan Rafale sebagai moda udara militer Indonesia, beberapa kalangan menganggapnya sebagai keputusan brilian. Sebab, pesawat itu bisa menambal kekosongan tempat yang seharusnya diisi Sukhoi SU-35 sejak dua tahun lalu. Namun, kita perlu mengakui, bahwa Rafale merupakan pesawat yang memiliki beberapa kekurangan.

Misalnya, Rafale masih mengusung teknologi generasi keempat. Padahal di luar sana, jet tempur rata-rata sudah berasal dari generasi kelima. Selain itu, kecepatan pesawat Perancis ini juga tergolong lambat, yakni hanya 2.223 kilometer per jam, sedang Sukhoi SU-35 yang berasal dari kelas serupa saja, kecepatannya bisa menyentuh 2.778 kilometer per jam.

Share :
Berita Terkait