100KPJ

Berusia 10 Tahun, Neta Sudah Jual 380 Ribu Mobil Listrik di Dunia

Share :

Pencapaian itu menjadikannya merek EV kedua terlaris di negara tersebut sepanjang 2023. Meski ada Thailand, namun mobil listrik Neta V yang masuk ke Indonesia sejak tahun lalu masih di impor utuh dari China dengan pemesanan khusus setir kanan.

Secara global pada tahun lalu Neta menjadi startup China pertama yang mampu ekspor mobil listrik mencapai 15.913 unit. Secara total penjualan mobil listriknya di Tiongkok dan negara tujuan ekspor selama kurang lebih 10 tahun mencapai 380 ribu unit.

Saat ini jenama asal negeri tirai bambu itu sudah memiliki lebih dari 100 jaringan diler di berbagai negara. Bukan jumlah yang banyak jika dibanding dengan skala manufaktor besar, atau brand raksasa seperti halnya BYD, atau Great Wall Motor (GWM).

Indonesia merupakan pasar baru Neta, yang hadir Agustus 2023. Tahun ini mereka menggandeng PT Handal Indonesia Motor untuk merakit mobil listrik Neta V di Pondok Ungu, Bekasi. Sedangkan baterai, mengandalkan lithium ferrophosphate (LFP) besutan PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia.

Komisaris PT Neta Auto Manufacturing Indonesia, Liu Lei mengatakan, komitmen perusahaan tidak hanya terbatas menghadirkan mobil listrik dengan teknologi canggih, tetapi berkontribusi mendukung ekosistemnya.

"Maka dari itu kami tidak hanya fokus pada perakitan secara lokal, namun juga turut berupaya meningkatkan pengembangan komponen lokal hingga mencapai standar minimal, yaitu 40 persen,” ujar Liu, dikutip dari keterangannya.

Share :
Berita Terkait