100KPJ

Definisi PPnBM, Tarif, Syarat dan Cara Menghitungnya

Share :

Berbeda dengan pajak PPN yang dipungut setiap lini transaksi, maka pajak PPnBM adalah pajak yang hanya dipungut sekali saja.

Tarif ini dikenakan pada saat impor barang kena pajak (BKP) yang termasuk mewah atau ketika penyerahan BKP mewah yang dilaksanakan oleh pengusaha merupakan produsen atau pabrikan dalam negeri dari BKP yang tergolong mewah.

Perbedaan lain dengan PPN adalah pajak tidak langsung karena langsung dipotong ketika transaksi dan ditanggung oleh pembeli atau konsumen.

Sementara itu, PPnBM merupakan pajak yang dibayarkan oleh produsen atau pihak penjual secara langsung, karena pajak akan dibebankan kepada pembeli pada harga jual. Pihak penjual tersebut akan memungut, menyetorkan, dan melaporkan PPnBM sehingga pihak penjual disebut dengan istilah Pengusaha Kena Pajak atau PKP.

Alasan pemerintah

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto menjelaskan bahwa kebijakan ini diharapkan mampu merangsang daya beli masyarakat  sehingga produksi manufaktur otomotif bisa semakin meningkat.

Seperti namanya, PPnBM adalah pajak yang ditujukan untuk memungut pajak dari konsumen yang memiliki daya beli tinggi, sehingga akan menciptakan keseimbangan pajak karena PPnBM tidak menyasar masyarakat dengan penghasilan yang rendah.

Share :
Berita Terkait