100KPJ

Pasar Mobil Bekas di Indonesia Masih Jeblok, Kapan Mulai Pulih?

Share :

Lebih jauh, Delly menambahkan, selama pandemi, frekuensi penggunaan transportasi umum menurun signifikan. Jumlah responden yang mengaku merasa tidak nyaman menggunakan transportasi umum dan layanan ride hailing meningkat dari 33 persen sebelum PSBB, menjadi 74 persen selama PSBB.

Namun demikian, mereka tak serta merta membeli kendaraan pribadi saat ini. Mengingat, kata Delly, konsumen harus menahan diri lantaran pengetatan kegiatan di luar rumah, adanya kesulitan dalam hal ekonomi, bisnis yang kurang mulus, dan pekerjaan yang terbilang sulit.

Maka membelinya di kuartal kedua tahun 2021 menjadi pilihan paling logis.

"Pertimbangan terkait kesehatan dan keamanan mendorong masyarakat mengubah pola perilakunya, yaitu dari menggunakan transportasi umum, beralih ke kendaraan pribadi. Mobil bekas dapat menawarkan solusi mobilitas yang aman, nyaman, dan terjangkau. Ini menjadi momentum yang baik bagi industri mobil bekas," kata dia.

Share :
Berita Terkait